MEXICO CITY, JurnalPost.com — Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut Piala Dunia FIFA 2026 sebagai momentum besar untuk merayakan sepak bola dan menyatukan dunia.
Pernyataan itu disampaikan Infantino pada Rabu (10/6), menjelang laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan di Azteca Stadium, Mexico City.
Menurut Infantino, Piala Dunia bukan hanya sekadar kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat dunia untuk merasakan sukacita, kebersamaan, dan kebahagiaan.
“Jika Anda ingin mengkritik saya, silakan saja. Tidak masalah. Namun, dukunglah persatuan di Piala Dunia, dorong masyarakat untuk datang, merasakan emosi yang pernah dirasakan saat masih anak-anak,” ujar Infantino kepada awak media.
Ia mengatakan, turnamen edisi kali ini telah mencatat sejumlah rekor bahkan sebelum pertandingan pertama dimulai. Lebih dari enam juta tiket disebut telah terjual, sementara 17.000 perwakilan media telah terakreditasi di 16 kota tuan rumah.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah FIFA. Turnamen ini diikuti 48 tim dengan total 104 pertandingan yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Infantino memperkirakan sekitar enam miliar penonton di seluruh dunia akan menyaksikan turnamen tersebut melalui siaran televisi.
“Kami ingin menyelenggarakan Piala Dunia terbesar, terbaik, terhebat, dan paling inklusif dalam sejarah FIFA,” katanya.
Infantino juga menegaskan bahwa suporter tetap menjadi bagian utama dari penyelenggaraan Piala Dunia. Menurutnya, kemeriahan turnamen tidak hanya akan terasa di stadion, tetapi juga di berbagai zona penggemar, festival, dan acara nonton bareng di seluruh dunia.
“Tentu saja, para penggemarlah yang membuat Piala Dunia menjadi seperti sekarang ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Infantino turut menyinggung partisipasi Iran sebagai contoh bahwa sepak bola mampu menjadi alat pemersatu meski di tengah berbagai tantangan.
Ia juga mengumumkan bahwa FIFA telah mencapai nota kesepahaman dengan FIFPRO, serikat pemain sepak bola global. Kesepakatan itu disebut sebagai bagian dari upaya FIFA untuk memperkuat kerja sama dengan badan pengatur, klub, liga, dan para pemain.
“Ini adalah kabar baik. Ini tentang persatuan, tentang menyatukan semua orang,” kata Infantino.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan dimulai pada Kamis (11/6) dan berakhir pada 19 Juli. (Xinhua)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda