Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. TikTok Shop dan Perubahan Perdagangan Digital: Peluang serta Tantangan bagi UMKM Indonesia

TikTok Shop dan Perubahan Perdagangan Digital: Peluang serta Tantangan bagi UMKM Indonesia

A
Penulis: Agung Saputra
22 September 2026, 20.53 WITA Editor: Hasbi
7 menit baca
TikTok Shop

JurnalPost.com — Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aktivitas masyarakat, termasuk dalam kegiatan jual beli. Jika sebelumnya masyarakat harus datang langsung ke pasar atau toko untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan, kini transaksi dapat dilakukan dengan lebih mudah melalui internet hanya menggunakan telepon genggam.

Perubahan tersebut mendorong pertumbuhan perdagangan elektronik atau e-commerce. Melalui sistem ini, masyarakat dapat mencari, memilih, hingga membeli berbagai kebutuhan tanpa harus bertemu langsung dengan penjual.

IKLAN

Di sisi lain, berkembangnya e-commerce juga membuat persaingan antar pelaku usaha semakin luas. Penjual tidak lagi hanya bersaing dengan pedagang yang berada di lingkungan atau daerah yang sama, tetapi juga dengan pelaku usaha dari berbagai wilayah, bahkan dari luar negeri.

Kondisi ini memberikan peluang besar bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Namun, perkembangan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi pedagang yang belum mampu beradaptasi dengan teknologi digital.

TikTok Shop dan Perkembangannya

Salah satu platform yang ikut berkembang dalam perdagangan digital adalah TikTok. Pada awal kemunculannya, TikTok lebih dikenal sebagai media sosial yang digunakan untuk membuat dan menonton video pendek.

Seiring meningkatnya jumlah pengguna, TikTok kemudian mengembangkan berbagai fitur, termasuk TikTok Shop yang mulai diperkenalkan pada 2021. Kehadiran fitur tersebut memungkinkan pengguna tidak hanya menikmati konten, tetapi juga melakukan aktivitas jual beli melalui platform yang sama.

Melalui TikTok Shop, pengguna dapat melihat berbagai produk yang ditawarkan penjual dan melakukan pembelian secara daring. Konsep tersebut memberikan pengalaman berbelanja yang berbeda karena promosi produk dapat dikemas melalui konten video.

TikTok juga menyediakan fitur live streaming atau siaran langsung. Melalui fitur ini, penjual dapat memperlihatkan, memperkenalkan, dan menjelaskan produk secara langsung kepada calon konsumen.

Calon pembeli pun dapat mengajukan pertanyaan melalui kolom komentar. Interaksi tersebut membuat komunikasi antara penjual dan konsumen terasa lebih dekat dibandingkan dengan sistem belanja daring yang hanya mengandalkan foto dan deskripsi produk.

Membuka Peluang bagi UMKM

Kehadiran TikTok Shop turut membuka peluang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pemasaran produk.

Pelaku UMKM tidak harus memiliki toko dengan ukuran besar untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Mereka dapat membuat video singkat, mengikuti tren konten, atau melakukan siaran langsung untuk menarik perhatian calon pembeli.

Pemanfaatan teknologi ini juga memungkinkan produk lokal dikenal oleh konsumen dari berbagai daerah. Produk yang sebelumnya hanya dipasarkan di lingkungan sekitar dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui media sosial.

Fenomena pemasaran melalui TikTok bahkan melahirkan istilah populer “Racun TikTok”. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang menjadi tertarik membeli suatu barang setelah melihat video, ulasan, atau rekomendasi produk melalui TikTok.

Hal tersebut menunjukkan besarnya pengaruh konten media sosial terhadap keputusan konsumen dalam membeli suatu produk.

Dampak TikTok Shop bagi Pedagang

Bagi konsumen, keberadaan TikTok Shop memberikan sejumlah kemudahan. Masyarakat dapat mencari barang, melihat ulasan, menyaksikan demonstrasi produk melalui video atau siaran langsung, serta melakukan pembelian hanya menggunakan telepon genggam.

Sementara bagi UMKM, platform digital dapat menjadi sarana promosi dengan jangkauan yang lebih luas. Produk yang awalnya hanya dikenal di lingkungan tertentu memiliki kesempatan untuk ditemukan konsumen dari berbagai daerah.

Namun, perkembangan perdagangan digital juga membawa sejumlah tantangan.

Pedagang yang masih mengandalkan penjualan secara langsung harus menghadapi perubahan perilaku konsumen yang semakin terbiasa berbelanja secara daring. Sebagian konsumen memilih platform digital karena dinilai lebih praktis dan menawarkan banyak pilihan produk.

Persaingan harga juga menjadi salah satu persoalan yang sering dibicarakan.

Produk yang dipasarkan melalui platform daring terkadang ditawarkan dengan harga lebih rendah melalui berbagai program promosi. Bagi konsumen, kondisi tersebut memberikan keuntungan karena dapat memperoleh barang dengan harga yang lebih terjangkau.

IKLAN

Namun, bagi pedagang lain, khususnya usaha kecil yang memiliki keterbatasan modal, persaingan harga dapat menjadi tantangan karena mereka harus menyesuaikan harga agar tetap mampu menarik pembeli.

Dugaan Predatory Pricing

Salah satu isu yang muncul bersamaan dengan perkembangan TikTok Shop adalah dugaan predatory pricing atau strategi penetapan harga sangat rendah yang dinilai dapat memberikan tekanan terhadap pesaing.

Dugaan tersebut antara lain dikaitkan dengan berbagai program promosi, diskon, hingga flash sale yang membuat sejumlah produk ditawarkan dengan harga sangat murah.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan kekhawatiran mengenai keberlangsungan persaingan usaha yang sehat.

Apabila harga yang sangat rendah berlangsung dalam jangka panjang, pelaku usaha dengan biaya produksi dan operasional lebih tinggi berpotensi semakin sulit bersaing. Situasi tersebut terutama menjadi perhatian bagi pedagang tradisional dan usaha kecil yang mempunyai kemampuan modal lebih terbatas.

Persoalan mengenai perdagangan melalui media sosial kemudian mendapat perhatian pemerintah.

Pada Oktober 2023, kegiatan TikTok Shop di Indonesia sempat dihentikan menyusul diberlakukannya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah pemisahan fungsi media sosial dengan aktivitas perdagangan elektronik.

Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dalam dunia perdagangan perlu diikuti dengan regulasi yang mampu memberikan kepastian bagi seluruh pihak.

Pengaruh terhadap Perekonomian Indonesia

Perdagangan digital pada dasarnya menawarkan peluang besar bagi perekonomian Indonesia. Teknologi dapat membantu UMKM memperkenalkan produk mereka kepada konsumen yang sebelumnya sulit dijangkau melalui perdagangan konvensional.

Pelaku usaha juga dapat memanfaatkan platform digital tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membuka toko secara fisik di berbagai lokasi.

Namun, perkembangan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi.

Pedagang yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen berpotensi menghadapi kesulitan dalam mempertahankan pasar. Persaingan harga yang semakin ketat juga dapat berdampak terhadap pendapatan sebagian pelaku usaha.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa ekonomi digital memiliki dua sisi. Teknologi memberikan kemudahan sekaligus membuka peluang baru, tetapi pada saat bersamaan menghadirkan tantangan bagi pelaku usaha yang belum siap beradaptasi.

Keberadaan UMKM sendiri mempunyai peranan penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia. Karena itu, perkembangan teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperkuat UMKM, bukan justru membuat usaha kecil semakin kesulitan untuk bertahan.

Peran Pemerintah dan Pelaku Usaha

Pemerintah memiliki peranan penting dalam memastikan perkembangan ekonomi digital tetap berjalan secara sehat. Regulasi perlu menyesuaikan perkembangan teknologi dengan tetap memperhatikan perlindungan konsumen, persaingan usaha, dan keberlangsungan UMKM.

Setelah penghentian TikTok Shop sebelumnya, perdagangan melalui platform tersebut kemudian berkembang melalui kerja sama dengan Tokopedia. Perubahan tersebut memperlihatkan perlunya penyesuaian model bisnis digital terhadap ketentuan perdagangan yang berlaku di Indonesia.

Namun, regulasi saja tidak cukup.

Pelaku UMKM juga perlu meningkatkan kemampuan dalam menggunakan teknologi digital sebagai sarana pemasaran. Media sosial dapat dimanfaatkan untuk membuat konten produk, memperkenalkan merek, berkomunikasi dengan konsumen, hingga melakukan promosi melalui siaran langsung.

Di sisi lain, masyarakat sebagai konsumen juga mempunyai peran dalam perkembangan ekonomi nasional. Dukungan terhadap produk dalam negeri dapat membantu UMKM mempertahankan dan mengembangkan usahanya.

Pada akhirnya, perkembangan TikTok Shop menggambarkan perubahan besar dalam pola perdagangan masyarakat. Teknologi telah membuat proses jual beli menjadi semakin cepat dan mudah, tetapi pada saat yang sama menghadirkan bentuk persaingan baru.

Karena itu, perkembangan perdagangan digital perlu disertai regulasi yang tepat, peningkatan kemampuan pelaku usaha, serta kesadaran konsumen agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.


Disusun Oleh :
Agung Saputra & Pendi Buulolo

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/tiktok-shop-dan-perubahan-perdagangan-digital-peluang-serta-tantangan-bagi-umkm-indonesia/97812/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.38 WITA

  • #E-commerce
  • #Ekonomi
  • #Era Digital
  • #Perdagangan Digital
  • #Pertumbuhan Ekonomi
  • #Predatory Pricing
  • #Regulasi Pemerintah
  • #TikTok
  • #TikTok Shop
  • #UMKM
  • #UMKM Indonesia
  • #ekonomi digital

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.