Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. Doa Dua Bidadari Antarkan Anak Pedagang Es Doger Jadi CPNS

Doa Dua Bidadari Antarkan Anak Pedagang Es Doger Jadi CPNS

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
14 Januari 2019, 14.37 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Doa Dua Bidadari Antarkan Anak Pedagang Es Doger Jadi CPNS
Suasana pemberkasan CPNS Kementerian PANRB 2018

JAKARTA, JURNALPOST – Keringat Unu Hidayat sebagai pedagang es doger keliling di Kota Bandung, terbayar oleh kelulusan putranya, Oki Priyadi (31) sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). “Ki, kamu bisa. Walaupun keluarga kita belum ada yang jadi PNS, tapi kamu bisa,” ujar Oki, menirukan ucapan ayahnya di sela-sela pemberkasan CPNS Kementerian PANRB, pekan lalu.

Lahir dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi, tak lantas membuat semangat Oki kendor dalam menggapai cita-citanya untuk menjadi abdi negara. Baginya, profesi itu sangat prestisius dan bisa membanggakan keluarga, terutama ayah dan ibunya. Langkah Oki yang akhirnya bisa menginjakkan kaki di Kementerian PANRB sebagai CPNS.

IKLAN

Oki mengisahkan, menjadi PNS adalah keinginan terbesar ibu serta istrinya. Semangatnya makin terpacu saat hendak mendaftar pada rekrutmen CPNS tahun 2018. Terlebih ketika membaca karya sastra berjudul ‘Tujuh Pintu Keajaiban Rejeki’ karya Ippo Santosa. Dalam karya itu disebutkan keinginan itu seperti gelombang. Bila kita memiliki keinginan yang sama dengan dua bidadari, yakni ibu dan istri, maka gelombang itu akan semakin membesar dan ‘menembus’ langit. Dalam buku itu juga disebutkan, gelombang atau energi itu bisa menggetarkan Arasy Allah, dan Allah akan mengabulkannya. “Dan benarlah teori tersebut, saya lulus CPNS dengan nilai yang cukup baik,” kata Oki berkisah.

pendaftaran CPNS 2026
Baca Juga

Cek SSCASN BKN, CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Data Terbarunya

Namun, cita-cita menjadi CPNS bersama sang istri tidak sepenuhnya terwujud. Bukan karena sang istri tidak lulus tes, tetapi saat kehamilannya menginjak usia tujuh bulan, istri Oki mengalami pendarahan hebat. Istri serta anak pertama Oki, dipanggil Sang Khalik. Saat-saat sulit itu pun menghadang Oki. Ia merasa putus asa dan mengurung diri di kamar hingga beberapa bulan. “Tidak melakukan apa-apa, saya seperti kehilangan arah,” imbuhnya singkat.

Namun sebagai umat Allah, Oki tak ingin tenggelam dalam emosi jiwanya. Ia lebih berserah kepada kehendak-Nya. Sampai suatu ketika, Oki membaca ayat suci Al-Qur’an dari surat Al-Insyiroh. Dalam surat itu, ada ayat yang tertulis, “Setelah ada kesulitan, pasti ada kemudahan.” Sejak itulah maka semangat Oki untuk menjadi PNS kembali bangkit setelah meyakini firman dari Sang Maha Kuasa itu.

Langkah demi langkah ia lalui untuk mengejar cita-cita ibu serta almarhumah istrinya. Sebelum ujian CPNS dimulai, ia banyak membantu orang dan memberikan sumbangan. Ia juga menyempatkan diri mampir ke suatu masjid untuk melaksanakan salat Dhuha. Di masjid tersebut, ia menyumbangkan satu-satunya lembaran uang yang ada di dompetnya. “Saya tidak tahu kalau habis bensin atau ada sesuatu di jalan, pokoknya saya masukin semua,” ungkapnya.

Ternyata, saat pengumuman Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), namanya tidak tercantum. Putus asa sempat menghampiri Oki kembali. “Kenapa sudah sedekah dan segala macam, masih tidak lulus,” ujarnya, yang menceritakan bahwa ia sempat mengeluh. Ia mendapat nilai 140 pada Tes Karakteristik Pribadi (TKP) yang seharusnya 143.

SKB CPNS Dosen IAIN
Baca Juga

68 Peserta Ikuti SKB CPNS Dosen IAIN Salatiga

IKLAN

Tak lama setelah pengumuman, pemerintah, melalui Kementerian PANRB menerbitkan Permen PANRB No. 61/2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan Formasi PNS dalam Seleksi CPNS tahun 2018. Dengan regulasi baru itu, Oki dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahap selanjutnya. “Alhamdulillah banyak keajaiban,” ucapnya penuh syukur.

Rangkaian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang dinilainya akuntabel dan transparan pun diikuti Oki. Ia yakin, dengan sistem komputerisasi, tidak ada celah untuk mengubah nilai atau perbuatan curang lainnya. Hasilnya, saat pengumuman, nilainya menempati posisi lima besar. “Saya acungkan dua jempol untuk seleksi tahun ini,” imbuhnya.

Dari tahap awal hingga pemberkasan, ia merasa semuanya transparan. Dengan kelulusan ini, ia sempat diminta oleh sanak keluarganya untuk membantu kelulusan saudaranya. “Saya katakan tidak bisa. Prosesnya sudah transparan, nilai keluar begitu selesai tes,” ujar Oki.

Selain membantu perekonomian keluarga, Oki yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial ini juga ingin melayani masyarakat dari dalam sistem pemerintahan. Ia berharap bisa mengubah sistem yang sebelumnya dianggap lelet, menjadi birokrasi yang cepat, tanggap dan lugas.

Delapan Menterri Pendahulu Yuddy Dukung Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia
Baca Juga

Delapan Menteri Pendahulu Yuddy Dukung Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Segala harapan itu, menurut Oki, tidak ada gunanya jika hanya sekadar berharap tanpa tindakan. Dengan mengubah sistem dari dalam, ia merasa bisa membantu negara ini. “Kalau cuma harapan tanpa tindakan, ya harapan kosong saja,” ucapnya.

Oki bercerita, Imas Hotimah, sang ibu, sangat bangga ketika mengetahui Oki lolos menjadi CPNS. Diceritakan, sang ibu berpesan agar Oki jangan korupsi, karena masyarakat saat ini masih mengganggap birokrasi di Indonesia dekat dengan praktisi korup.

Semangat Oki untuk bangkit dari berbagai keterpurukan, tak hanya terbarkan oleh kelulusannya menjadi CPNS. Sarjana Ilmu Komputer ini juga berhasil meraih beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPSP) di Universitas Indonesia. “Mudah-mudahan, istri saya di surga juga ikut bergembira,” pungkasnya. (don/HUMAS MENPANRB)

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/doa-dua-bidadari-antarkan-anak-pedagang-es-doger-jadi-cpns/8704/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.23 WITA

  • #Abdi Negara
  • #CPNS
  • #Pedagang Es Doger
  • #Rekrutmen CPNS

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pilihan Editor

  1. 1 Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan
  2. 2

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

  3. 3

    Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  4. 4

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

  5. 5

    Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.