Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  2. Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

  3. Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

Foto profil Rina Maharani
Penulis: Rina Maharani
06 Oktober 2026, 15.34 WITA Editor: Annisa
6 menit baca
Badan Sandi

Depok, JurnalPost.com — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dari berbagai sektor pemerintahan dan pembangunan manusia di Kantor BSSN, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan instansi pemerintah dan sektor pelayanan publik dalam menghadapi ancaman serta insiden siber yang berpotensi mengganggu sistem pemerintahan, layanan digital, hingga keamanan data masyarakat.

IKLAN

Sebanyak 59 TTIS yang dikukuhkan terdiri atas 13 TTIS kementerian dan lembaga, 37 TTIS pemerintah daerah, tujuh TTIS sektor kesehatan, serta dua TTIS sektor pendidikan.

FOTO Sampul
Baca Juga

Raih ACRA Award di Thailand, Kepala BSSN Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Keberadaan TTIS diharapkan memperkuat kemampuan setiap organisasi dalam mendeteksi ancaman, merespons insiden, melakukan koordinasi penanganan, hingga memulihkan layanan yang terdampak.

Pembentukan TTIS juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah memiliki Tim Tanggap Insiden Siber atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

Langkah tersebut menempatkan keamanan siber sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik berbasis digital.

Mengawali kegiatan, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Dr. Sulistyo, menyampaikan laporan pelaksanaan Pengukuhan 59 TTIS Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Tahun 2026.

Kepala BSSN Soroti
Baca Juga

Kepala BSSN Soroti Ancaman Agentic AI, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber ASEAN–Jepang

Menurutnya, kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesadaran keamanan informasi bagi pengelola TTIS sekaligus memperkuat kolaborasi dan sinergi antartim dalam menghadapi insiden siber.

Pengukuhan juga menjadi momentum untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai pembentukan dan pembinaan TTIS di setiap instansi. Kesamaan tersebut diperlukan mulai dari aspek kesiapan organisasi, pengelolaan sumber daya, identifikasi risiko, hingga mekanisme respons ketika insiden terjadi.

frrtr

Keamanan Siber Jadi Fondasi Transformasi Digital

Kepala BSSN, Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., menegaskan keamanan siber dan persandian merupakan salah satu fondasi penting dalam pelaksanaan transformasi digital nasional.

Pemerintahan digital, menurut Nugroho, perlu dibangun dengan memperhatikan aspek keamanan dan kepercayaan sehingga pemanfaatan teknologi benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Siber ASEAN
Baca Juga

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

Seiring meningkatnya kompleksitas ancaman siber, setiap instansi juga diminta memahami secara menyeluruh aset digital yang dimiliki serta berbagai risiko yang berpotensi mengganggunya.

Identifikasi aset dan risiko menjadi dasar bagi organisasi untuk menentukan langkah perlindungan yang tepat sehingga sistem keamanan tidak diterapkan secara parsial.

Selain perlindungan teknologi, BSSN menekankan pentingnya penguatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan standar keamanan, serta pengembangan prinsip Security by Design dan perlindungan berlapis atau defense in depth.

Pendekatan tersebut juga perlu diperkuat dengan Resilience by Architecture agar sistem mampu menghadapi gangguan, mempertahankan fungsi-fungsi penting, dan mempercepat pemulihan ketika insiden keamanan terjadi.

Nugroho menegaskan bahwa pengukuhan TTIS bukan merupakan akhir dari proses penguatan keamanan siber, melainkan awal untuk meningkatkan kapabilitas setiap tim secara berkelanjutan.

“Pengukuhan ini adalah awal, bukan akhir. Ketika insiden benar-benar terjadi, kecepatan penanganan oleh TTIS menjadi kunci. Untuk itu, kapabilitas TTIS harus terus kita perkuat secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Nugroho.

Enam Aspek Penguatan TTIS

BSSN mengarahkan pengembangan kapabilitas TTIS pada enam aspek utama.

Aspek tersebut meliputi tata kelola dan kelembagaan, kemampuan deteksi dan pemantauan, respons dan pemulihan, kompetensi serta kesiapan sumber daya manusia, peningkatan kematangan organisasi secara berkelanjutan, serta penguatan kolaborasi dan jejaring.

BSSN Kukuhkan 59

Tata kelola diperlukan agar setiap TTIS memiliki mandat, kedudukan, dan mekanisme kerja yang jelas. Sementara kemampuan deteksi diperlukan untuk menemukan indikasi serangan atau gangguan sedini mungkin sebelum dampaknya meluas.

IKLAN

Ketika insiden terjadi, TTIS juga dituntut memiliki kemampuan respons dan pemulihan yang cepat serta terkoordinasi.

Pada saat bersamaan, kompetensi personel perlu terus diperbarui mengikuti perkembangan karakter serangan siber dan kebutuhan masing-masing organisasi.

Kolaborasi menjadi bagian penting karena sebuah insiden siber dapat berdampak lintas sistem bahkan lintas instansi sehingga penanganannya tidak selalu dapat dilakukan secara mandiri.

DPR Soroti Dukungan Pimpinan terhadap TTIS

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi I DPR RI Sabam Rajagukguk menyampaikan pidato kunci mengenai pentingnya memperkuat ketahanan siber untuk menjaga keberlangsungan berbagai layanan digital pemerintah dan masyarakat.

Sabam menilai TTIS memegang peran penting dalam menjaga keamanan serta ketahanan layanan digital pada setiap organisasi.

Agar fungsi tersebut berjalan optimal, dukungan pimpinan organisasi diperlukan, mulai dari pemberian mandat yang jelas, penguatan personel, penyediaan sarana dan sumber daya, hingga pembangunan budaya kerja yang menempatkan keamanan siber sebagai tanggung jawab organisasi.

Dukungan kelembagaan dinilai penting karena kemampuan teknis TTIS harus berjalan beriringan dengan kebijakan organisasi.

Dengan mandat dan sumber daya yang memadai, tim dapat menjalankan fungsi deteksi, koordinasi, respons, dan pemulihan secara lebih cepat ketika insiden terjadi.

Empat Insan Siber Terima Penghargaan Sanapati Teladan 2026

Momentum pengukuhan juga dirangkaikan dengan pemberian Penghargaan Sanapati Teladan Tahun 2026 kepada insan keamanan siber dan persandian yang dinilai memiliki kinerja, inovasi, kontribusi, dan pengabdian luar biasa di lingkungan instansi pemerintah.

Penganugerahan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Kepala BSSN Nomor 581 Tahun 2026.

Empat penerima Penghargaan Sanapati Teladan Tahun 2026 adalah:

  1. I Putu Sundika, Kepala Bidang Persandian Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali.

  2. Eny Soelastri, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Siber Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital Provinsi Jawa Tengah.

  3. Sucilianita Akbar, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan.

  4. Muhammad Sidik Permana, Pranata Komputer Ahli Pertama Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah RI.

Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan keamanan siber tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki komitmen kuat dalam menjaga sistem digital.

Kegiatan Pengukuhan Bersama TTIS Sektor Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Tahun 2026 turut dihadiri Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi Ahmad, Sekretaris Utama BSSN Soetedjo Juwono, Plt. Gubernur Riau Sofyan Franyata Hariyanto, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Dr. Nyanyang Haris Pratamura, serta Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela.

Hadir pula jajaran pimpinan BSSN, perwakilan kementerian dan lembaga, kepala daerah atau perwakilannya, pimpinan rumah sakit dan perguruan tinggi, serta peserta pengukuhan TTIS.

Melalui pengukuhan 59 TTIS tersebut, BSSN mendorong terbentuknya ekosistem keamanan siber yang semakin terkoordinasi di tingkat pusat maupun daerah.

Penguatan tata kelola, kemampuan deteksi, respons dan pemulihan, kompetensi sumber daya manusia, kematangan organisasi, serta jejaring antarlembaga diharapkan menjadi fondasi bagi transformasi digital nasional yang aman, tangguh, dan tepercaya.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/bssn-kukuhkan-59-tim-tanggap-insiden-siber-perkuat-ketahanan-digital-nasional/98031/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 02 November 2026, 11.26 WITA

  • #BSSN
  • #Depok
  • #Keamanan Siber
  • #Ketahanan Digital
  • #Pemerintahan
  • #Tim Tanggap Insiden Siber
  • #Transformasi Digital

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

HUT ke-58, Semen Tonasa Perkuat Transformasi Berbasis Iman dan Kebersamaan

Pemerintah Siapkan Program Ekonomi untuk Perkuat Perlindungan Masyarakat 2027

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

BSSN Raih Penghargaan HSN 2026, Keamanan Siber Jadi Fondasi Perlindungan Data Nasional

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Fermentasi dan Inovasi ke Modernisasi: Mengangkat Nilai Jual Tempe melalui Teknologi Modern

Putusan MA 19 P/HUM/2026: Saatnya Membenahi KKI, MDP, dan Independensi Kolegium

Peran Teknologi Pangan dalam Meningkatkan Keamanan Pangan di Indonesia

Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

Pilihan Editor

  1. 1 Inovasi Teh Kulit Jeruk: Pemanfaatan Limbah Pangan Fungsional untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
  2. 2

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

  3. 3

    Putusan MA 19 P/HUM/2026: Saatnya Membenahi KKI, MDP, dan Independensi Kolegium

  4. 4

    Mengasah Kemampuan Analisis Hukum, Mahasiswa Untag Surabaya Dalami Praktik Perdata dan Tata Usaha Negara di Kejati Jatim

  5. 5

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.