JAKARTA, JurnalPost.com — Kanal micro-drama Drama Indonesia milik PRMBN Studio mencatat 41,4 juta tayangan di TikTok sepanjang 16 April hingga 16 Juli 2026 dengan mengunggah 164 video. Performa tersebut diraih melalui strategi produksi berbasis analisis data, eksperimen cepat, dan pemanfaatan teknologi AI generatif yang dipadukan dengan kurasi kreatif tim manusia.
Salah satu serial yang mencerminkan strategi tersebut adalah Taruhan Gila Sang Komandan. Saat performanya mulai meningkat pada awal Mei 2026, tim memutuskan merilis sembilan episode dalam lima hari. Episode pertama memperoleh 5,37 juta tayangan, sedangkan keseluruhan sembilan episode mengumpulkan 9,66 juta tayangan.
Menurut perusahaan, keputusan mempercepat penayangan episode tidak didasarkan pada perkiraan semata. Setiap serial baru diluncurkan dalam jumlah episode terbatas, kemudian dievaluasi berdasarkan performa awal sebelum diputuskan untuk dilanjutkan atau dihentikan sesuai hasil pengukuran.
Data Metricool yang disediakan perusahaan menunjukkan akun TikTok Drama Indonesia memiliki 225.340 pengikut per 15 Juli 2026. Dalam periode pengukuran, akun tersebut juga mencatat sekitar 7,2 juta tayangan selama 30 hari terakhir.
"Saya mulai melihat cerita seperti melihat startup. Sebagian besar eksperimen tidak akan menjadi pemenang besar. Tugas kami bukan menebak dengan sempurna sejak awal, melainkan membangun sistem yang terus menemukan cerita yang benar-benar direspons penonton," kata Chairman PRMBN Studio, Agung Bezharie Hadinegoro.
Selain jumlah tayangan, tim juga mengukur tingkat tonton-penuh sebagai indikator keterlibatan penonton. Serial Pura-pura Lumpuh mencatat rata-rata tingkat tonton-penuh sebesar 38,8 persen, sedangkan salah satu episode serial komedi CEO vs Jagoan mencapai 45 persen. Kedua capaian tersebut merupakan rekor internal akun.
Performa serial lain juga menunjukkan variasi yang cukup besar. Serial horor Babi Ngepet memperoleh 6,49 juta tayangan dari lima episode. Sementara itu, serial tentang bodyguard yang membawa kabur majikannya untuk kawin lari meraih 4,71 juta tayangan, sedangkan Kontrak Misterius dengan premis utang Rp800 juta mengumpulkan 3,25 juta tayangan dari enam episode.
Drama Indonesia merupakan bagian dari portofolio konten PRMBN Studio. Berdasarkan dashboard internal perusahaan per 10 Juli 2026, portofolio tersebut mencatat 78,8 juta tayangan dalam 30 hari terakhir yang berasal dari tujuh brand di empat platform. Perusahaan menegaskan angka tersebut berbeda dengan performa akun TikTok Drama Indonesia secara individual.
Produksi Drama Indonesia memanfaatkan teknologi AI generatif untuk penulisan, pengembangan karakter, visual, dan suara, sementara tim manusia tetap bertanggung jawab terhadap arahan cerita serta kontrol kualitas. "AI membuat eksperimen menjadi lebih cepat dan terjangkau. Tetapi yang menentukan hasil adalah cerita mana yang dipilih, bagaimana kualitasnya dijaga, dan seberapa cepat tim belajar dari respons audiens," ujar Agung.
Ke depan, PRMBN Studio menyatakan tengah mengembangkan sumber pendapatan dari monetisasi platform menuju kemitraan merek dan lisensi konten. Selain mengembangkan kanal Drama Indonesia, perusahaan juga memperluas kanal horor, fantasi, serta mulai menguji adaptasi konten untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Vietnam, Thailand, Filipina, dan Malaysia.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda