Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kejati Jatim Bekali 1.000 Lebih Calon Juru Dakwah LDII dengan Penangkalan Radikalisme dan Intolerasi Beragama

Kejati Jatim Bekali 1.000 Lebih Calon Juru Dakwah LDII dengan Penangkalan Radikalisme dan Intolerasi Beragama

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
29 Januari 2026, 19.22 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Kejati Jatim

JurnalPost.com - Nganjuk (29/1). Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur membekali para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah yang nantinya menjadi juru dakwah LDII, mengenai kebangsaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ponpes Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur pada Kamis (29/1).

Pembekalan kebangsaan tersebut berisi penguatan moderasi beragama sebagai upaya menangkal paham radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat. Kegiatan itu dihadiri Kasi II Bidang Intelijen Kejati Jatim Dwi Setyadi, didampingi Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Abdullah, beserta jajaran.

IKLAN

Dalam kesempatan tersebut, Abdullah, menegaskan santri memiliki peran strategis sebagai agen toleransi dan perekat persatuan bangsa di tengah keberagaman. Untuk menjalankan peran tersebut, santri ia ingatkan agar berpegang pada prinsip khoirun nas anfauhum linnas dalam kehidupan bermasyarakat, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Nilai inilah yang harus dipegang santri ketika terjun dan mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya.

bersih sampah
Baca Juga

Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

Abdullah berharap para santri mampu menyampaikan syiar Islam secara bijak dan menyejukkan, tanpa meninggalkan kearifan lokal selama tidak bertentangan dengan akidah maupun norma yang berlaku. Menurutnya, sikap saling menghargai menjadi kunci untuk menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Di hadapan 1.066 santri, Abdullah menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang dibangun oleh seluruh elemen bangsa, bukan milik satu golongan atau agama tertentu. Pemahaman ini dinilai penting untuk mencegah tumbuhnya sikap eksklusif dan radikal, “Indonesia ini negara beragama, bukan hanya milik umat Islam, tetapi negara bersama yang diperjuangkan oleh semua elemen sejak sebelum kemerdekaan,” ujarnya.

IKLAN

Abdullah menjelaskan, radikalisme berakar dari sikap eksklusif yang menganggap diri paling benar. Dalam konteks itu, santri diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat persatuan bangsa. Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch. Amrodji Konawi, menegaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan menjadi prioritas utama dalam “8 bidang pengabdian LDII untuk bangsa”, “Kebangsaan menjadi yang pertama dan utama. Kita hidup di negara yang sangat majemuk, sehingga nilai-nilai kebangsaan harus terus dijaga,” ujarnya.

Melalui pengalaman
Baca Juga

Mengasah Kemampuan Analisis Hukum, Mahasiswa Untag Surabaya Dalami Praktik Perdata dan Tata Usaha Negara di Kejati Jatim

Amrodji menjelaskan, DPW LDII Jawa Timur secara aktif mendorong seluruh pondok pesantren naungan LDII serta DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Timur untuk memberikan edukasi kepada santri maupun warga LDII, termasuk di masjid dan musola, terkait pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Menurutnya, moderasi beragama harus dimulai dari generasi muda yang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. “Pemuda adalah agent of change. Kita berharap mereka mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, upaya pembinaan tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak. Selain Kejati Jawa Timur, LDII Jatim juga menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, TNI, dan Polri untuk memberikan penguatan wawasan kebangsaan, “Ini bagian dari ikhtiar kami agar para santri dan warga LDII memiliki pemahaman yang utuh tentang kebangsaan dan toleransi,” jelasnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany, menyampaikan Ponpes Al Ubaidah Kertosono merupakan pusat pelatihan dai dan daiyah sebelum diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, pihaknya membuka kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, “Para santri yang dididik di sini nantinya akan disebar ke berbagai wilayah dan harus siap menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ia menilai tantangan tersebut antara lain munculnya pandangan yang ingin mengubah dasar dan tatanan kehidupan berbangsa yang telah disepakati para pendiri bangsa. Menurutnya, nilai kebersamaan, persatuan, dan kerja sama merupakan fondasi utama bangsa Indonesia, “Nilai-nilai itulah yang harus diwariskan kepada generasi penerus, termasuk para santri sebagai bekal saat membina umat di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Mahasiswa PJJ
Baca Juga

Dari Sapu Lidi sampai Emperan Kamar: Begini Santri Nurul Maghfiroh Menghidupkan Pancasila

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/kejati-jatim-bekali-1-000-lebih-calon-juru-dakwah-ldii-dengan-penangkalan-radikalisme-dan-intolerasi-beragama/90359/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.46 WITA

  • #Kejati Jatim
  • #Santri

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Kepemimpinan yang Menanam Masa Depan: Ketika Pendidikan Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Jawa Timur

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Pilihan Editor

  1. 1 Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai
  2. 2

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  3. 3

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. 4

    Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  5. 5

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.