Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Program VARISEHAT UNUSA Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Wonocolo tentang Deteksi Dini dan Pencegahan Varises

Program VARISEHAT UNUSA Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Wonocolo tentang Deteksi Dini dan Pencegahan Varises

Foto profil Gilang Pamungkas
Editor: Gilang Pamungkas
29 September 2026, 16.41 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Program VARISEHAT UNUSA
Program VARISEHAT UNUSA

Oleh: dr. Fanty Filianovika, Sp.JP(K) Interv., FIHA, FAPSC, FICA (Dosen FK UNUSA) dan Tim Pengabdian Masyarakat UNUSA

Surabaya, JurnalPost.com – Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK UNUSA) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat menghadirkan program VARISEHAT (Varises: Sadari, Edukasi, dan Antisipasi) di Kecamatan Wonocolo, Surabaya.

IKLAN

Program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengenali varises sejak dini sekaligus memahami berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi.

Peserta membaca leaflet
Baca Juga

Kader Kesehatan Perlu Paham Medical Escort, Bukan Sekadar Mendampingi Pasien dalam Perjalanan

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan edukasi melalui materi bertajuk “Varises, Bahayakah?” yang disampaikan oleh dr. Fanty Filianovika, Sp.JP(K) Interv., FIHA, FAPSC, FICA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan varises, faktor risiko, tanda-tanda yang perlu diwaspadai, hingga langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenal Varises dan Penyebabnya

Varises merupakan kondisi ketika pembuluh darah vena di bawah permukaan kulit mengalami pelebaran akibat gangguan pada fungsi katup vena. Gangguan tersebut menyebabkan aliran darah yang seharusnya kembali menuju jantung menjadi terhambat dan menumpuk pada bagian tertentu.

Kondisi ini paling sering terjadi pada tungkai. Secara kasat mata, varises dapat dikenali dari pembuluh darah yang terlihat membesar, menonjol, dan berkelok-kelok pada permukaan kulit.

Aisyah
Baca Juga

Bye Nyeri Punggung! 50 Kader Wonocolo Belajar Postur Sehat dan Tetap Aktif

Selain varises, peserta juga diperkenalkan dengan istilah spider vein, yakni pembuluh darah berukuran kecil yang tampak pada permukaan kulit menyerupai jaringan laba-laba atau garis berwarna merah hingga kebiruan.

Dalam pemaparannya, dr. Fanty menjelaskan bahwa pembuluh darah vena pada tungkai memiliki peranan penting dalam membawa darah kembali menuju jantung dengan melawan gaya gravitasi.

Katup yang terdapat di dalam pembuluh vena membantu menjaga agar darah tetap mengalir ke arah jantung. Ketika katup tersebut mengalami gangguan atau kerusakan, darah dapat kembali turun dan menumpuk pada tungkai.

Penumpukan tersebut kemudian meningkatkan tekanan di dalam pembuluh darah dan dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan vena mengalami pelebaran.

Puskesmas Gemuh II
Baca Juga

KKN UIN Walisongo dan Puskesmas Gemuh II Edukasi Warga Krompaan tentang ISPA

Kenali Faktor Risiko Varises

Program VARISEHAT turut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami varises.

Beberapa faktor risiko tidak dapat diubah, seperti bertambahnya usia, jenis kelamin, serta kondisi kehamilan. Sementara itu, terdapat pula faktor yang masih dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup.

Faktor tersebut antara lain berat badan, tingkat aktivitas fisik, serta kebiasaan berada dalam posisi berdiri atau duduk terlalu lama.

Program VARISEHAT UNUSA

Karena itu, masyarakat didorong untuk tetap aktif bergerak dan menghindari berada dalam satu posisi dalam waktu yang terlalu panjang, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas pekerjaan dengan intensitas duduk atau berdiri yang tinggi.

IKLAN

Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Tidak semua varises menimbulkan keluhan berat. Namun, terdapat sejumlah tanda yang perlu mendapatkan perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan.

Peserta VARISEHAT diberikan pemahaman agar mewaspadai kondisi seperti perdarahan dari pembuluh vena yang menonjol, munculnya luka yang sulit sembuh, serta nyeri yang disertai pembengkakan dan kemerahan secara tiba-tiba.

Perubahan kondisi kulit juga perlu diperhatikan, terutama apabila kulit di sekitar area varises menjadi lebih gelap, terasa keras, atau mengalami rasa gatal yang berlangsung terus-menerus.

Mengenali tanda tersebut sejak awal dinilai penting agar gangguan pada pembuluh darah vena dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.

Pencegahan Dapat Dimulai dari Aktivitas Sehari-hari

Selain mengenali faktor risiko dan tanda bahaya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai sejumlah langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk membantu menjaga kesehatan pembuluh darah vena.

Upaya tersebut antara lain rutin melakukan aktivitas fisik, menjaga berat badan agar tetap ideal, serta menghindari duduk maupun berdiri dalam waktu terlalu lama.

Saat beristirahat, masyarakat juga dianjurkan untuk sesekali mengangkat posisi tungkai guna membantu aliran darah kembali menuju jantung.

Pada kondisi tertentu, penggunaan stoking kompresi juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu mengurangi keluhan, tetapi penggunaannya sebaiknya dilakukan berdasarkan anjuran tenaga kesehatan.

Pemahaman Peserta Mengalami Peningkatan

Sebagai bagian dari evaluasi kegiatan, tim Pengabdian kepada Masyarakat UNUSA melakukan pre-test dan post-test terhadap para peserta untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman sebelum dan sesudah mengikuti edukasi.

Evaluasi dilakukan terhadap 44 peserta. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 86,1 pada pre-test menjadi 91,4 pada post-test, atau meningkat sekitar 5,2 poin.

Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan melalui program VARISEHAT mampu menambah pemahaman peserta, terutama mengenai pengenalan varises, faktor risiko, tanda bahaya, serta upaya pencegahannya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa gangguan pembuluh darah vena tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga dapat berkembang menjadi masalah kesehatan apabila tidak dikenali dan ditangani dengan tepat.

FK UNUSA melalui program VARISEHAT berupaya memperkuat pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan pembuluh darah. Edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap keluhan pada pembuluh darah vena.

Masyarakat juga didorong untuk tidak mengabaikan gejala yang muncul dan melakukan pemeriksaan kepada tenaga kesehatan apabila menemukan tanda-tanda yang mengarah pada gangguan vena.

VARISEHAT: Sadari Risikonya, Kenali Tandanya, Cegah Komplikasinya.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/program-varisehat-unusa-tingkatkan-pemahaman-masyarakat-wonocolo-tentang-deteksi-dini-dan-pencegahan-varises/97894/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.27 WITA

  • #FK UNUSA
  • #Kecamatan Wonocolo
  • #Pengabdian Masyarakat
  • #VARISEHAT
  • #kesehatan
  • #pembuluh darah
  • #unusa
  • #varises

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Pilihan Editor

  1. 1 Inovasi Teh Kulit Jeruk: Pemanfaatan Limbah Pangan Fungsional untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
  2. 2

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  3. 3

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  4. 4

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. 5

    Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.