Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Inilah 5 Cara Perbanyak Buku Menarik di Sekolah Tanpa Gunakan Dana BOS

Inilah 5 Cara Perbanyak Buku Menarik di Sekolah Tanpa Gunakan Dana BOS

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
25 Agustus 2016, 19.07 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Inilah 5 Cara Perbanyak Buku Menarik di Sekolah Tanpa Gunakan Dana BOS
Buku-buku yang menarik yang ilustrasinya bagus membuat siswa bersemangat untuk membaca

Makassar, Jurnalpost - Banyak sekolah saat ini aktif menggerakkan budaya literasi. Mereka membuat taman baca, sudut baca dan memperindah perpustakaan agar menarik siswa mengunjunginya. Mereka juga membuat berbagai program budaya baca, membaca 15 menit sebelum pembelajaran, jam khusus kegiatan membaca, orang tua siswa bercerita buku di sekolah dan sebagainya. Namun bagaimana kalau karena budaya baca sudah tumbuh, semua bahan bacaan habis terbaca oleh siswa?

Buku-buku yang menarik yang ilustrasinya bagus membuat siswa bersemangat untuk membaca

Salah satu kendala budaya baca adalah minimnya buku. Kalau buku sedikit, dan isinya tidak menarik, minat baca siswa juga akan turun. “Saya pernah pergi ke sekolah, banyak sekali buku yang diperuntukkan bagi siswa tidak memancing siswa membaca. Tanpa ilustrasi, dicetak di kertas apa adanya dengan lay out yang sekedarnya saja. Padahal buku itu dibeli pakai dana BOS,” ujar Fadiah, Spesialis Pengembangan Sekolah USAID PRIORITAS, (25 Agustus 2016) Agar koleksi buku-buku menarik di sekolah semakin bertambah, berikut ini kiat-kiat yang bisa dipakai sekolah:

IKLAN

Pertama: melakukan peminjaman buku pada orang tua siswa. Pada rapat bersama orang tua siswa diumumkan bahwa masing-masing orang tua siswa diminta kerelaannya untuk meminjamkan buku-buku yang menarik bagi siswa. Buku tersebut dipinjam selama satu semester atau satu tahun dan dibuatkan identitas agar diketahui siapa pemiliknya. “Kami pernah melakukan semacam ini, dan koleksi buku semakin banyak karena banyak orang tua tidak lagi mau mengambil buku-bukunya,“ ujar ibu Agusniati, mantan kepala sekolah SDN Kompleks IKIP Makassar.

Screenshot 2026 09 25 113421
Baca Juga

SATU KLIK: Ikhtiar Guru Menghidupkan Literasi di Ruang Digital

IKLAN

Kedua: meminta alumni untuk menyumbangkan buku. Banyak sekolah meminta siswa sebelum pergi lulus dari sekolah, menyumbangkan buku untuk adik-adiknya. Bisa buku bekas atau buku baru. Bisa dua sampai tiga buku. “Koleksi buku kami bertambah kurang 60 buah lebih tiap tahun, karena program seperti ini,” ujar ibu Siswati, guru SDN 5 Ballo Takalar Sulsel.

Ketiga : hadiah ulang tahun siswa. Hadiah ulang tahun siswa tidak lagi harus berbentuk kue, baju atau lainnya. Untuk menggerakkan program literasi, hadiah ulang tahun semestinya berbentuk buku. Hadiah itu diberikan orang tua siswa di sekolah di hadapan teman-teman satu kelasnya. Buku hadiah tersebut tetap punya siswa yang berulang tahun, namun diberikan identitas dan diletakkan di sudut baca, atau taman baca sehingga siswa lain bisa ikut membacanya. “Buku-buku yang dibeli dan diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya adalah buku buku yang menarik dan sesuai dengan usia siswa,” ujar Debby, guru SDN 102 Makale 5 Tana Toraja yang telah melakukan ini.

Keempat: siswa membuat perpustakaan mini sendiri. Para siswa tiap kelas dibentuk kelompok terdiri dari 5 -7 orang. Masing-masing diminta membuat rak kecil sendiri dari bahan-bahan bekas. Bisa dari karton, dari triplek, atau apa saja. Mereka juga diminta mengisi rak mini tersebut dengan buku-buku dari rumah mereka sendiri yang sudah mereka berikan identitas. Mereka mengelola perpustakaan mini kelompok itu dan menawarkan koleksi bukunya kepada kelompok lain. “Buku-buku yang mereka bawa sangat menarik, karena buku-buku yang mereka suka,” ujar Alphian Sahruddin, guru SD Kompleks IKIP I Makassar yang telah menerapkan hal ini.

Kelima: membuat proposal permintaan buku ke toko buku, instansi pemerintah, perpustakaan dan perusahaan-perusahaan. “Saya pernah melakukan ini. Semua dinas ternyata memberikan buku yang bagus yang kadang sesuai dengan bidang yang dikerjakan. Misalnya pertanian, banyak memberikan buku pertanian. Toko buku pun banyak memberikan buku-buku menarik yang biasa sudah tidak terjual,” ujar Mustajib, Communication Specialist USAID PRIORITAS yang pernah mendirikan perpustakan desa di salah satu desa di Bone, Sulawesi Selatan.

Kurikulum Tidak Cukup Berganti
Baca Juga

Ganti Kurikulum Saja Tak Cukup, Teknologi Pendidikan Harus Mengubah Cara Belajar

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/inilah-5-cara-perbanyak-buku-menarik-di-sekolah-tanpa-gunakan-dana-bos/3085/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.49 WITA

  • #Siswa
  • #buku pelajaran
  • #dana bos
  • #pendidikan
  • #sekolah

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Pilihan Editor

  1. 1 Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan
  2. 2

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

  3. 3

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  4. 4

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  5. 5

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.