Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  2. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  4. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  5. Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

W
Penulis: Winny Kirana Hasanah
03 November 2026, 20.02 WITA Editor: Rina Maharani
5 menit baca
Hima Care
Cuplikan video edukasi HIMA-CARE yang dikembangkan tim Departemen Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku higiene menstruasi mahasiswi baru. Sumber: Dok. Tim Peneliti Departemen Kebidanan FK UM.

MALANG, JurnalPost.co - Edukasi kesehatan reproduksi melalui media digital menunjukkan hasil positif dalam membantu mahasiswi baru memahami pentingnya menjaga kebersihan selama menstruasi. Penelitian yang dilakukan tim Departemen Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (UM) menemukan adanya peningkatan perilaku higiene menstruasi setelah peserta mengikuti edukasi menggunakan video HIMA-CARE.

Penelitian yang dipimpin Winny Kirana Hasanah tersebut melibatkan 72 mahasiswi tingkat pertama dari program studi non-kesehatan di Kota Malang. Para peserta mendapatkan materi edukasi melalui video yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kebiasaan menjaga kebersihan organ reproduksi.

IKLAN

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku higiene menstruasi responden mengalami perbaikan setelah mendapatkan edukasi. Temuan ini membuka peluang pemanfaatan media audiovisual sebagai salah satu pendekatan promosi kesehatan reproduksi di lingkungan perguruan tinggi.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

HIMA-CARE Hadir sebagai Media Edukasi Kesehatan Reproduksi

HIMA-CARE merupakan singkatan dari Hygiene Improvement Media for Awareness, Care, and Reproductive Education. Media ini dikembangkan dalam bentuk video edukatif yang menyajikan berbagai informasi tentang kesehatan dan kebersihan selama menstruasi.

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan proses menstruasi, langkah menjaga kebersihan diri, kebiasaan yang perlu diperhatikan, hingga penjelasan mengenai mitos menstruasi yang masih berkembang di masyarakat.

Berbeda dengan penyampaian materi melalui ceramah konvensional, penggunaan video memungkinkan informasi disajikan melalui kombinasi gambar, suara, dan penjelasan yang lebih mudah diikuti.

Pendekatan tersebut dinilai relevan dengan karakteristik mahasiswa yang telah terbiasa mengakses informasi melalui perangkat digital.

Mahasiswa
Baca Juga

Inovasi Pendidikan UM: Dosen dan Mahasiswa Kembangkan “DIGESTA” STEAM-Workbook untuk Tingkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa SMP

Dalam penelitian ini, tim mengukur perilaku higiene menstruasi para responden sebelum dan setelah menyaksikan video edukasi. Hasil pengukuran kemudian dibandingkan untuk melihat perubahan perilaku setelah intervensi diberikan.

Dari perbandingan tersebut, tim menemukan adanya perbaikan perilaku kebersihan menstruasi pada kelompok peserta penelitian.

Mahasiswi Baru Dinilai Rentan Mengalami Kesenjangan Informasi

Ketua tim penelitian, Winny Kirana Hasanah, menjelaskan bahwa mahasiswi tingkat pertama menjadi kelompok yang menarik untuk diteliti karena sedang menghadapi perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagian mahasiswa mulai tinggal jauh dari keluarga dan dituntut lebih mandiri dalam mengurus kebutuhan pribadi, termasuk menjaga kesehatan reproduksi.

Relawan Kota Malang
Baca Juga

Rawat Diri agar Tetap Peduli: Relawan Kota Malang Ikuti Psikoedukasi “Bangkit Hati”

Namun, kemandirian tersebut belum tentu diikuti dengan pemahaman yang memadai mengenai praktik higiene menstruasi.

"Mereka baru mulai mengurus diri sendiri, termasuk saat menstruasi. Kalau informasi yang mereka punya keliru atau terbatas, kebiasaan yang kurang tepat bisa terbawa terus," ujar Winny.

Menurutnya, mahasiswa dari program studi non-kesehatan juga belum tentu memperoleh pembelajaran khusus mengenai kesehatan reproduksi selama menjalani pendidikan tinggi.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan tim dalam menentukan kelompok sasaran penelitian.

Selain persoalan akses informasi, pembicaraan mengenai menstruasi masih sering dianggap sebagai topik pribadi yang sensitif. Akibatnya, sebagian perempuan mungkin merasa kurang nyaman mengajukan pertanyaan atau mencari penjelasan secara langsung.

Padahal, pemahaman yang benar dibutuhkan untuk mencegah terbentuknya kebiasaan kebersihan yang kurang tepat.

Edukasi Menstruasi Penting untuk Kesehatan dan Kenyamanan

Menjaga kebersihan selama menstruasi merupakan bagian dari perawatan kesehatan reproduksi yang perlu diperhatikan sejak usia remaja hingga dewasa.

IKLAN

Praktik kebersihan yang kurang baik dapat meningkatkan risiko iritasi dan keluhan pada area genital. Kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bagi mahasiswi, gangguan kenyamanan selama menstruasi dapat berdampak pada konsentrasi belajar dan kegiatan akademik.

Karena itu, edukasi tidak cukup hanya menjelaskan proses biologis menstruasi, tetapi juga perlu memberikan panduan praktis mengenai perawatan diri yang tepat.

Informasi mengenai penggunaan dan penggantian produk menstruasi, kebersihan tangan, serta perawatan area genital merupakan bagian penting dari pendidikan kesehatan menstruasi.

Di sisi lain, berbagai informasi yang beredar melalui media sosial tidak selalu memiliki dasar kesehatan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kehadiran media edukasi yang disusun secara khusus diharapkan dapat membantu mahasiswa memperoleh penjelasan yang lebih terarah dan mudah dipahami.

Video Digital Dinilai Lebih Nyaman untuk Topik Sensitif

Winny mengatakan penggunaan media audiovisual merupakan salah satu cara untuk mengurangi hambatan komunikasi ketika membahas kesehatan reproduksi.

Melalui video, peserta dapat menerima penjelasan tanpa harus langsung mengungkapkan pengalaman atau pertanyaan pribadi di hadapan orang lain.

"Topik ini sering membuat orang canggung kalau dibahas langsung. Lewat video, pesan yang sama bisa disampaikan dengan lebih ringan tanpa kehilangan ketepatan isinya," kata Winny.

Format video juga memungkinkan materi digunakan kembali dalam kegiatan edukasi kesehatan di lingkungan kampus.

Meski demikian, hasil penelitian pada 72 responden tersebut belum serta-merta menunjukkan bahwa pendekatan serupa akan menghasilkan perubahan yang sama pada seluruh kelompok mahasiswa.

Penelitian lanjutan dengan cakupan peserta lebih luas diperlukan untuk mengetahui konsistensi hasil serta keberlanjutan perubahan perilaku dalam jangka panjang.

Berpeluang Diterapkan dalam Program Kesehatan Kampus

Tim peneliti berharap HIMA-CARE dapat menjadi alternatif media promosi kesehatan yang dimanfaatkan perguruan tinggi dalam mendampingi mahasiswa, khususnya pada masa awal perkuliahan.

Program edukasi semacam ini dinilai berpotensi diintegrasikan dengan kegiatan pengenalan kehidupan kampus, layanan kesehatan mahasiswa, maupun program peningkatan literasi kesehatan reproduksi.

"Kami ingin edukasi seperti ini bisa direplikasi, sehingga mahasiswi punya fondasi perilaku hidup bersih dan sehat sejak awal kuliah dan kesehatan reproduksi tidak menjadi penghambat prestasi mereka," ujar Winny.

Penelitian tersebut juga dikaitkan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga mengenai kehidupan sehat dan sejahtera serta tujuan keempat tentang pendidikan berkualitas.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, edukasi kesehatan reproduksi diharapkan tidak lagi terbatas pada pembelajaran formal, tetapi dapat menjangkau mahasiswa secara lebih luas.

Temuan HIMA-CARE sekaligus memperlihatkan bahwa pendekatan komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta menjadi salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan kesadaran dan perilaku menjaga kesehatan reproduksi di lingkungan pendidikan tinggi.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/edukasi-video-hima-care-tingkatkan-perilaku-higiene-menstruasi-mahasiswi-baru-di-kota-malang/98506/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.04 WITA

  • #Kota Malang
  • #Universitas Negeri Malang
  • #higiene menstruasi
  • #hima-care
  • #kesehatan reproduksi
  • #mahasiswi baru
  • #video edukasi

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pilihan Editor

  1. 1 Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya
  2. 2

    Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  3. 3

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  4. 4

    Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri

  5. 5

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.