Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kurangi Sampah dari Rumah, IPB University Ajarkan Warga Mulyaharja Membuat Eco Enzyme

Kurangi Sampah dari Rumah, IPB University Ajarkan Warga Mulyaharja Membuat Eco Enzyme

F
Penulis: Faradillah Raynita Yusuf, S.T., M.T. - IPB University
15 Oktober 2026, 18.04 WITA Editor: Gilang Pamungkas
7 menit baca
Langkah Kecil Kurangi Sampah

Bogor, JurnalPost.com — Sampah kulit buah dan sisa sayuran yang biasanya langsung dibuang ternyata masih dapat dimanfaatkan menjadi produk fermentasi. Melalui pengolahan sederhana, limbah organik rumah tangga dapat diubah menjadi eco enzyme, sekaligus menjadi langkah awal untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang setiap hari.

Pemanfaatan limbah organik inilah yang diperkenalkan dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik dan Manajemen Lingkungan, Sekolah Vokasi, IPB University, kepada masyarakat Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

IKLAN

Kegiatan edukasi dan praktik pembuatan eco enzyme tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 26 September 2026, di Madrasah Ar Rohman, RT 003/RW 008, Kelurahan Mulyaharja, mulai pukul 10.00 hingga 12.30 WIB.

FOTO 19 SEPTEMBER 2026
Baca Juga

Prodi Teknologi Rekayasa Komputer Sekolah Vokasi IPB Dampingi Warga Mulyaharja Kelola Sampah Plastik Berbasis Teknologi

Lebih dari 20 warga dari RW 008 dan RW 009 mengikuti kegiatan tersebut. Turut hadir Ketua RW 008 Lia Sukmadi dan Sekretaris Lurah Mulyaharja Taufik Hidayat.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, warga diajak memahami bahwa pengelolaan sampah tidak harus selalu dimulai dari fasilitas pengolahan berskala besar. Langkah sederhana dari dapur rumah tangga juga dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi timbulan sampah.

Mengenal Eco Enzyme dan Manfaat Pengolahan Sampah Organik

Dalam kehidupan sehari-hari, sisa bahan makanan seperti kulit buah dan potongan sayuran kerap berakhir di tempat sampah. Padahal, sebagian limbah tersebut masih dapat diolah kembali apabila dipisahkan dan ditangani dengan cara yang tepat.

Salah satu metode yang diperkenalkan kepada warga Mulyaharja adalah pembuatan eco enzyme.

Sekolah Vokasi IPB University
Baca Juga

Penanaman Cabai di Lahan Biochar, Prodi TMP SV IPB University Lanjutkan Pengabdian Masyarakat di Mulyaharja

Eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi bahan organik, seperti kulit buah dan sayuran, dengan campuran gula atau molase serta air.

Proses tersebut memanfaatkan bahan organik yang sebelumnya dianggap tidak berguna menjadi produk fermentasi yang berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai keperluan sesuai karakteristik dan keamanan penggunaannya.

Selain memberikan nilai guna pada sisa bahan rumah tangga, pembuatan eco enzyme juga dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya.

Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Dr. Yudith Vega Paramitadevi, S.T., M.Si., yang menjelaskan pengertian eco enzyme, bahan yang diperlukan, tahapan fermentasi, hingga hal-hal yang perlu diperhatikan selama proses pembuatannya.

Prodi TMP Sekolah Vokasi IPB
Baca Juga

Prodi TMP Sekolah Vokasi IPB University Siapkan Lahan Cabai dan Aplikasikan Biochar di Mulyaharja

Langkah Kecil Kurangi Sampah

Para peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mencoba langsung proses pencampuran bahan dengan pendampingan dosen dan mahasiswa.

Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah memahami cara pengolahan sampah organik dan mampu mempraktikkannya kembali di rumah.

Warga Belajar Membuat Eco Enzyme Secara Langsung

Dalam sesi praktik, peserta diperkenalkan dengan komposisi bahan yang digunakan untuk membuat eco enzyme.

Berdasarkan materi pelatihan, perbandingan bahan yang digunakan adalah 10 bagian air, 1 bagian molase, dan 3 bagian sampah organik.

Sebagai contoh, untuk wadah plastik berkapasitas 10 liter, peserta diperkenalkan dengan penggunaan 6 liter air, 600 gram molase, dan 1.800 gram kulit buah serta sayuran.

Bahan organik yang digunakan terlebih dahulu dipersiapkan sebelum dicampurkan bersama air dan molase dalam wadah plastik bertutup ulir.

Campuran tersebut kemudian menjalani proses fermentasi.

Pada tahap awal, fermentasi dapat menghasilkan gas sehingga wadah perlu diperiksa dan tekanan gasnya dilepaskan secara berkala dengan hati-hati sesuai panduan pendamping. Wadah juga perlu menyediakan ruang untuk gas yang terbentuk dan tidak diisi hingga penuh.

Peserta memperoleh penjelasan mengenai tahapan tersebut agar proses fermentasi dapat berlangsung dengan baik dan risiko akibat penumpukan tekanan dalam wadah dapat dihindari.

Kegiatan praktik menjadi bagian penting dalam pelatihan karena peserta dapat melihat secara langsung bahan yang digunakan, proses pencampuran, serta persiapan penyimpanan selama fermentasi.

Dosen dan mahasiswa IPB University mendampingi warga selama kegiatan berlangsung, termasuk memberikan penjelasan ketika peserta mengajukan pertanyaan mengenai tahapan pengolahan sampah organik.

ftmaaa

Pendekatan praktik langsung ini diharapkan dapat membantu masyarakat menerapkan pengetahuan yang diperoleh tanpa harus bergantung pada peralatan yang rumit.

Warga Mulyaharja Sambut Positif Pelatihan

Kegiatan edukasi pengolahan sampah organik tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat setempat.

IKLAN

Ketua RW 008, Lia Sukmadi, menyampaikan apresiasi kepada dosen dan mahasiswa Teknik dan Manajemen Lingkungan IPB University yang telah membagikan pengetahuan mengenai pemanfaatan sampah rumah tangga.

“Terima kasih kepada para dosen dan mahasiswa Teknik dan Manajemen Lingkungan IPB University atas kunjungan dan ilmu yang diberikan. Tentu kami sebagai warga di sini sangat senang mendapatkan ilmu secara langsung dan ilmu-ilmu ini akan kami aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Lia, kesempatan mempelajari pengolahan sampah secara langsung menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi warga, terutama untuk diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Lurah Mulyaharja, Taufik Hidayat.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak hanya berhenti selama pelatihan, tetapi juga dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan rumah tangga.

“Terima kasih kepada para dosen dan mahasiswa Teknik dan Manajemen Lingkungan IPB University atas ilmu yang diberikan. Semoga para peserta dapat memahami apa yang telah diajarkan dan harapannya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Kepala Program Studi Teknik dan Manajemen Lingkungan, Sekolah Vokasi IPB University, Dr. Ir. Beata Ratnawati, S.T., M.Si., menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Mulyaharja yang telah menerima kegiatan pengabdian tersebut.

“Terima kasih sudah mempersilakan kami untuk bisa memberikan ilmu-ilmu ini. Semoga ilmu yang kami berikan dapat bermanfaat bagi lingkungan Ibu dan Bapak di sekitar, terutama dalam memanfaatkan sampah organik serta mengurangi sampah dari tempat asalnya,” ungkapnya.

Dosen dan Mahasiswa Terlibat dalam Pendampingan

Pelatihan pembuatan eco enzyme ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Program Studi Teknik dan Manajemen Lingkungan, Sekolah Vokasi, IPB University.

Kegiatan tersebut dipimpin Faradillah Raynita Yusuf, S.T., M.T., selaku ketua pelaksana.

Sejumlah dosen lainnya turut terlibat, yakni Dr. Ir. Beata Ratnawati, S.T., M.Si.; Wiranda Intan Suri, S.T., M.T.; Dimas Ardi Prasetya, S.T., M.Si.; Andini Tribuana Tunggadewi, S.E., M.Si.; Luvy Dellarosa, S.T., M.T.; Dr. Yudith Vega Paramitadevi, S.T., M.Si.; Miesriany Hidiya, S.T.P., M.Si.; Ir. Nurul Jannah, M.M., Ph.D.; Dr. Emil Wahdi, S.Si., M.Si.; serta Septian Fauzi Dwi Saputra, S.T.P., M.Si., Ph.D.

Selain dosen, sebanyak 10 mahasiswa Teknik dan Manajemen Lingkungan juga ambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan.

Mereka adalah Afief de Shafwan, Dean Nabil Alvaro, Muhammad Matin Nazzala, Muhammad Yahya Wijaya, Naila Azizah Fitrianisa, Sri Lintang Mustafa, Tomy Pamungkas Wicaksono, Vina Melinda, Yudiza Salwa Salsabila, dan Zulika Gina Khayira.

Para mahasiswa membantu berbagai kebutuhan pelaksanaan kegiatan sekaligus mendampingi peserta saat praktik pembuatan eco enzyme.

Keterlibatan mahasiswa memberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah

Persoalan sampah rumah tangga tidak dapat diselesaikan hanya melalui pengangkutan menuju tempat pembuangan akhir. Upaya pengurangan sampah juga perlu dilakukan sejak bahan sisa dihasilkan.

Pemilahan dan pengolahan sampah organik merupakan salah satu langkah yang dapat diterapkan masyarakat untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang.

Melalui pelatihan ini, warga Mulyaharja diperkenalkan dengan alternatif pemanfaatan kulit buah dan sayuran yang sebelumnya mungkin belum banyak dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, pembuatan eco enzyme bukan satu-satunya metode pengolahan sampah organik. Masyarakat juga dapat memanfaatkan metode lain, seperti pengomposan, sesuai jenis sampah dan kebutuhan masing-masing.

Hal terpenting adalah membangun kebiasaan memilah dan mengurangi sampah secara konsisten.

Kegiatan edukasi yang disertai praktik langsung diharapkan dapat menjadi awal bagi masyarakat untuk menerapkan pengolahan sampah secara mandiri di lingkungan rumah tangga.

Dengan melibatkan warga, dosen, dan mahasiswa, kegiatan pengabdian tersebut juga memperlihatkan bagaimana pengetahuan dari perguruan tinggi dapat diterapkan untuk menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

Pada akhirnya, upaya mengurangi sampah tidak selalu membutuhkan langkah besar.

Kebiasaan sederhana seperti memisahkan sisa buah dan sayuran, mempelajari cara pengolahannya, serta memanfaatkan kembali bahan yang masih memiliki nilai guna dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih luas.

Dari dapur rumah tangga di Mulyaharja, langkah kecil dalam mengelola sampah diharapkan terus berkembang menjadi kebiasaan yang mendukung lingkungan lebih bersih dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/kurangi-sampah-dari-rumah-ipb-university-ajarkan-warga-mulyaharja-membuat-eco-enzyme/98196/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.27 WITA

  • #IPB University
  • #Mulyaharja
  • #Pengabdian Masyarakat
  • #eco enzyme
  • #pengelolaan sampah
  • #sampah organik
  • #sekolah vokasi

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  3. 3

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

  4. 4

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

  5. 5

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.