Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  2. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  5. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

N
Penulis: Nabila Malidia Romadoni | Prof. Dr. Diana Hertati, M.Si
02 November 2026, 22.35 WITA Editor: Danang Purnama
6 menit baca
Dari Ruang Rapat ke Pembelajaran

TUBAN, JurnalPost.com — Pembelajaran mengenai kebijakan publik tidak selalu berlangsung di ruang kuliah. Bagi mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur, mengikuti rapat paripurna DPRD Kabupaten Tuban menjadi kesempatan untuk menyaksikan secara langsung bagaimana anggaran daerah dibahas dan dipertanggungjawabkan.

Pengalaman tersebut diperoleh saat mahasiswa menyimak rapat paripurna DPRD Kabupaten Tuban, Rabu (21/10/2026), yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2027.

IKLAN

Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB itu menghadirkan laporan Badan Anggaran (Banggar), pandangan umum enam fraksi DPRD, serta tanggapan pemerintah daerah terhadap berbagai persoalan pembangunan.

Mayada Putri Balqis
Baca Juga

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Enam fraksi yang menyampaikan pandangan meliputi Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Demokrat Amanat Persatuan (DAP), dan Partai NasDem.

Bagi mahasiswa, agenda tersebut memberikan gambaran bahwa penyusunan anggaran bukan sekadar menentukan besaran pendapatan dan belanja. Di dalamnya terdapat proses politik, pertimbangan kebutuhan masyarakat, serta pengawasan terhadap penggunaan keuangan daerah.

Perdebatan Anggaran dan Tantangan Keuangan Daerah

Pembahasan diawali dengan laporan Banggar yang disampaikan Munir. Dalam laporannya, Banggar menyatakan bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kabupaten Tuban Tahun 2027 telah memenuhi persyaratan untuk melanjutkan proses pembahasan.

Berdasarkan dokumen rancangan awal, pendapatan daerah Tuban pada 2027 diproyeksikan sekitar Rp2,648 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp2,923 triliun.

Irsad Baktiar
Baca Juga

Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?

Kondisi tersebut menunjukkan adanya tantangan dalam menjaga keseimbangan fiskal, terutama ketika dana transfer pemerintah pusat mengalami penyesuaian.

Fraksi Partai Golkar melalui Angga Nur Fauzi, S.H., mengapresiasi perkembangan penanganan kemiskinan di Kabupaten Tuban. Namun, Golkar juga mengingatkan pentingnya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) tanpa menambah beban masyarakat.

Selain itu, Golkar mendorong efisiensi belanja yang kurang produktif serta percepatan penyerapan anggaran agar pelaksanaan program tidak terkonsentrasi menjelang akhir tahun.

"Pemerintah daerah perlu mengoptimalkan potensi PAD yang sah tanpa memberatkan masyarakat," ujar Angga, sebagaimana diberitakan Radar Tuban.

Rivaldy Raffi Ramadhani
Baca Juga

Birokrasi Seharusnya Memudahkan, Bukan Justru Menambah Beban Masyarakat dalam Mengurus Pelayanan Publik

Pemerintah daerah menyatakan bahwa evaluasi terhadap realisasi dan penyerapan anggaran setiap perangkat daerah terus dilakukan secara berkala.

PKB Soroti Air Bersih, Pertanian, dan Kualitas Pelayanan Publik

Fraksi PKB melalui Sumartono menyampaikan sejumlah catatan yang mencakup pengelolaan pendapatan, pembangunan infrastruktur, hingga kualitas pelayanan masyarakat.

Salah satu perhatian utamanya adalah peningkatan PAD melalui pemetaan potensi pendapatan dan pencegahan kebocoran pajak.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah daerah menjelaskan sejumlah langkah, termasuk analisis perbandingan potensi dan realisasi pajak, penggunaan sistem pencatatan transaksi elektronik atau tapping box, serta penguatan kerja sama pengawasan.

Pembelajaran

PKB juga mempertanyakan alokasi anggaran sekitar Rp1,6 miliar untuk penyediaan air bersih melalui bidang Cipta Karya. Anggaran tersebut dinilai perlu mendapat perhatian mengingat masih adanya masyarakat yang menghadapi persoalan ketersediaan air.

Persoalan banjir Kali Avour Kuwu yang berdampak pada lahan pertanian turut menjadi sorotan. Pemerintah menyampaikan bahwa normalisasi sepanjang 3,7 kilometer telah dilakukan melalui APBD 2026.

Dalam sektor pertanian dan perikanan, PKB meminta peningkatan dukungan terhadap petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah menjelaskan adanya bantuan peralatan pertanian dan perikanan, termasuk dukungan 61 unit irigasi perpompaan melalui APBN 2026.

Selain itu, PKB menyoroti belanja pegawai sekitar Rp1,095 triliun agar besarnya alokasi tersebut diikuti peningkatan kualitas layanan publik.

Pemerataan fasilitas pendidikan, pencegahan perundungan di sekolah, peningkatan pelayanan kesehatan, dan pengisian jabatan pemerintahan yang masih dijalankan pelaksana tugas juga menjadi perhatian fraksi tersebut.

PDI Perjuangan dan Gerindra Tekankan Efektivitas Belanja

Fraksi PDI Perjuangan melalui Eny Kristyawatie, S.E., M.AP., menyoroti risiko fiskal akibat berkurangnya dana transfer pemerintah pusat.

IKLAN

Fraksi ini meminta pemerintah daerah menyiapkan strategi yang mampu menjaga keberlanjutan pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran.

Persoalan lingkungan juga mendapat perhatian, khususnya aktivitas pertambangan galian C dan pelaksanaan reklamasi. Alokasi anggaran pencegahan pencemaran sebesar Rp852.424.200 dinilai perlu dievaluasi berdasarkan kebutuhan pengawasan lingkungan.

Pemerintah menjelaskan bahwa pengawasan pertambangan berizin berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Fraksi Gerindra melalui Muhammad Zaki Sulton meminta agar belanja daerah diprioritaskan pada program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Gerindra menekankan pembangunan infrastruktur berdasarkan tingkat kebutuhan, ketepatan sasaran bantuan sosial, dan penguatan pengawasan pelaksanaan program.

Pemerintah menyatakan penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran bantuan sosial.

Di sektor kesehatan, pemerintah juga menyampaikan rencana peningkatan jumlah puskesmas rawat inap dari delapan menjadi 23 unit pada 2027.

Pariwisata dan Penurunan Bantuan Sosial Ikut Menjadi Perhatian

Fraksi Demokrat Amanat Persatuan melalui Hj. Sulasih Noer Mahfudloh, S.E., S.Pd., mendorong pengembangan Kabupaten Tuban sebagai daerah tujuan wisata.

Fraksi DAP mengusulkan agar 2027 dijadikan momentum penguatan promosi dan kunjungan wisata yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap PAD.

Selain pariwisata, DAP meminta pemerintah memperkuat langkah penanganan kekeringan melalui penyediaan infrastruktur air bersih yang berkelanjutan.

Pemerintah menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan jaringan perpipaan, pengeboran sumber air, serta distribusi air bersih saat musim kemarau.

Di sisi lain, Fraksi NasDem melalui Muhammad Eka Suheri, S.I.Kom., mempertanyakan penurunan anggaran bantuan sosial yang mencapai 92,86 persen.

Alokasi bantuan sosial yang sebelumnya sekitar Rp5,17 miliar pada APBD 2026 turun menjadi Rp369 juta dalam rancangan APBD 2027.

Pemerintah menjelaskan bahwa penyesuaian tersebut dilakukan untuk menghindari tumpang tindih bantuan daerah dengan program bantuan pemerintah pusat.

Meski demikian, pemerintah menyatakan upaya perlindungan masyarakat rentan tetap dilaksanakan melalui berbagai program, termasuk layanan permakanan.

Rapat Paripurna Menjadi Pembelajaran Langsung bagi Mahasiswa

Bagi mahasiswa Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur, rangkaian pembahasan tersebut memberikan pemahaman mengenai hubungan antara teori penganggaran dan praktik penyelenggaraan pemerintahan.

Berbagai materi yang sebelumnya dipelajari di perkuliahan, mulai dari fungsi anggaran, pengawasan legislatif, hingga akuntabilitas pemerintah daerah, dapat diamati melalui proses pembahasan di DPRD.

Mahasiswa juga memperoleh gambaran bahwa setiap fraksi memiliki sudut pandang dan prioritas berbeda dalam menilai suatu kebijakan.

Perbedaan tersebut menjadi bagian dari mekanisme demokrasi untuk memastikan penggunaan anggaran daerah mempertimbangkan kepentingan masyarakat secara luas.

Setelah melalui rangkaian pembahasan, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Tuban menyepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 pada akhir Oktober 2026. Rancangan tersebut selanjutnya memasuki tahapan evaluasi oleh pemerintah provinsi sebelum penetapan sesuai ketentuan.

Pengalaman mengikuti rapat paripurna ini menjadi pengingat bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep administrasi publik secara akademis, tetapi juga perlu memiliki kepedulian terhadap proses pengambilan kebijakan.

Melalui pembelajaran langsung di lembaga legislatif, mahasiswa diharapkan semakin kritis dalam memahami kebijakan anggaran, mengamati penggunaan keuangan publik, dan menilai dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/mahasiswa-upn-veteran-jatim-rapat-dprd-tuban-rapbd-2027/98487/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.05 WITA

  • #Administrasi Publik
  • #Anggaran Daerah
  • #DPRD Tuban
  • #Mahasiswa UPN Veteran Jatim
  • #Pemkab Tuban
  • #R-APBD 2027
  • #kebijakan publik

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Pilihan Editor

  1. 1 Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan
  2. 2

    Modernisasi Bioproses Pangan: Inovasi Teknologi untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

  3. 3

    Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?

  4. 4

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. 5

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.