Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  2. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  3. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  4. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  5. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Antara Kepentingan Rakyat dan Kepentingan Politik: Untuk Siapa Sebenarnya Kekuasaan Bekerja?

Antara Kepentingan Rakyat dan Kepentingan Politik: Untuk Siapa Sebenarnya Kekuasaan Bekerja?

Z
Penulis: Zheva Gaza Palestine
18 Oktober 2026, 19.00 WITA Editor: Alvin Pradana
5 menit baca
Kepentingan Politik

JurnalPost.com - Politik merupakan bagian penting dalam kehidupan bernegara karena melalui proses politik, berbagai keputusan yang memengaruhi kehidupan masyarakat dibuat. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mengatur jalannya negara, memberikan pelayanan publik, serta menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Namun, dalam pelaksanaannya, muncul pertanyaan yang kerap menjadi perbincangan: apakah kekuasaan benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat atau justru lebih banyak diarahkan untuk kepentingan politik tertentu?

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari sulitnya mencari pekerjaan, meningkatnya harga kebutuhan pokok, ketimpangan akses pendidikan, hingga penyaluran bantuan sosial yang belum sepenuhnya tepat sasaran. Di sisi lain, pemerintah terus memperkenalkan berbagai program dan kebijakan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya program yang dibuat, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

IKLAN

Persoalan tersebut semakin relevan ketika melihat perkembangan pemerintahan Indonesia pada 2026. Salah satu isu yang mendapat perhatian adalah kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada kesehatan, pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Reuters pada 13 Oktober 2026 melaporkan bahwa pemerintah Indonesia meningkatkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di tengah kritik terhadap dampak kabut asap. Peristiwa ini memperlihatkan bahwa persoalan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan kelestarian alam, tetapi juga menyangkut tanggung jawab pemerintah dalam melindungi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

roki gerunn
Baca Juga

Dari Pengkritik Menjadi Penasihat: Menguji Independensi Rocky Gerung di Wantimpres

Dalam situasi seperti ini, kepentingan rakyat seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan politik. Ketika masyarakat menghadapi persoalan, pemerintah perlu menunjukkan tindakan nyata, bukan sekadar memberikan pernyataan atau janji. Masyarakat membutuhkan udara yang bersih, pendidikan yang layak, kesempatan kerja yang memadai, serta pelayanan publik yang dapat diakses secara adil. Apabila kebutuhan tersebut belum terpenuhi, pemerintah perlu melakukan evaluasi secara terbuka dan memperbaiki kebijakan yang belum berjalan efektif.

Dalam pemberitaan ANTARA pada 6 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan pemerintah harus berorientasi pada kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.

"Apa yang menguntungkan rakyat dan bangsa Indonesia, itu akan saya kerjakan. Tidak ada lain," ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kepentingan rakyat semestinya menjadi landasan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Akan tetapi, komitmen tersebut perlu dibuktikan melalui pelaksanaan kebijakan yang konsisten. Kebijakan yang baik bukan hanya terlihat menarik ketika diumumkan, melainkan juga mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ketika Kekuasaan Terlalu Nyaman
Baca Juga

Ketika Kekuasaan Terlalu Nyaman: Membaca Ulang Makna Kepemimpinan Indonesia

Di sisi lain, politik tidak dapat dipisahkan dari kepentingan kekuasaan. Dalam sistem demokrasi, setiap partai politik dan pejabat publik memiliki tujuan, pandangan, serta kepentingan masing-masing. Perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar selama tetap berada dalam batas aturan dan tidak mengabaikan kepentingan umum. Persoalan muncul ketika jabatan lebih banyak digunakan untuk mempertahankan kekuasaan, membangun citra, atau menguntungkan kelompok tertentu daripada memperjuangkan kebutuhan masyarakat luas.

IKLAN

Menurut saya, hal yang perlu diperhatikan bukanlah keberadaan kepentingan politik itu sendiri, melainkan bagaimana kepentingan tersebut dijalankan. Seorang pemimpin tentu memiliki strategi dan pertimbangan politik dalam mengambil keputusan. Namun, strategi tersebut seharusnya tetap mendukung tujuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai kepentingan rakyat hanya dijadikan bahan kampanye ketika pemilihan berlangsung, kemudian diabaikan setelah kekuasaan berhasil diperoleh.

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Demokrasi tidak seharusnya berhenti ketika rakyat selesai memberikan suara dalam pemilihan umum. Setelah pemimpin terpilih, masyarakat tetap memiliki hak untuk mengkritik kebijakan, menyampaikan pendapat, meminta penjelasan mengenai penggunaan anggaran, serta menilai hasil kerja pemerintah. Kritik yang disampaikan berdasarkan fakta dan dengan cara yang bertanggung jawab merupakan bagian dari upaya memperbaiki pemerintahan, bukan semata-mata bentuk perlawanan terhadap pemimpin.

Selain itu, transparansi dan kejujuran harus menjadi dasar dalam penyelenggaraan negara. Setiap anggaran yang bersumber dari uang rakyat perlu dikelola secara bertanggung jawab. Program pemerintah harus memiliki tujuan yang jelas, pelaksanaan yang terukur, serta mekanisme evaluasi yang terbuka. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui apakah suatu program benar-benar memberikan manfaat atau justru masih membutuhkan perbaikan.

Rivaldy Raffi Ramadhani
Baca Juga

Birokrasi Seharusnya Memudahkan, Bukan Justru Menambah Beban Masyarakat dalam Mengurus Pelayanan Publik

Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam pemberitaan TVR Parlemen pada 8 Oktober 2026.

"Ukuran keberhasilan kebijakan negara adalah ketika setiap rakyat membutuhkan perlindungan, maka rakyat benar-benar merasakan kehadiran negara," ujar Dasco.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pemerintah tidak semestinya hanya diukur melalui laporan, angka statistik, atau pencapaian yang diumumkan kepada publik. Hal yang tidak kalah penting adalah pengalaman masyarakat ketika berhadapan langsung dengan pelayanan pemerintah, terutama saat mereka membutuhkan bantuan dan perlindungan.

Oleh karena itu, hubungan antara kepentingan rakyat dan kepentingan politik perlu ditempatkan secara proporsional, dengan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama. Kekuasaan bukanlah tujuan akhir dari politik, melainkan amanah yang harus dijalankan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Pemerintah perlu terbuka terhadap kritik, bersedia memperbaiki kekurangan, dan memastikan bahwa setiap keputusan mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat.

Rakyat tidak hanya membutuhkan pemimpin yang pandai berbicara, tetapi juga pemimpin yang mampu membuktikan perkataannya melalui tindakan nyata. Sebab, keberhasilan pemerintahan tidak semata-mata ditentukan oleh seberapa kuat kekuasaan dipertahankan, melainkan oleh seberapa besar keadilan, kesejahteraan, dan perlindungan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Pada akhirnya, pertanyaan terpenting dalam politik bukanlah siapa yang berhasil memperoleh dan mempertahankan kekuasaan, melainkan untuk siapa kekuasaan itu digunakan dan siapa yang benar-benar merasakan manfaatnya.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/antara-kepentingan-rakyat-dan-kepentingan-politik-untuk-siapa-sebenarnya-kekuasaan-bekerja/98247/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.07 WITA

  • #Demokrasi
  • #Kesejahteraan Rakyat
  • #Pemerintahan
  • #Politik
  • #Prabowo Subianto
  • #kebijakan publik
  • #kekuasaan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Pilihan Editor

  1. 1 DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD
  2. 2

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  3. 3

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  4. 4

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  5. 5

    Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.