Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Bukan Sekadar Domain: Filosofi Pendidikan UIPM yang Melampaui Sekat Komersial

Bukan Sekadar Domain: Filosofi Pendidikan UIPM yang Melampaui Sekat Komersial

Foto profil VIco Rahman
Editor: VIco Rahman
20 Juli 2025, 02.57 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
UIPM Indonesia
Jakarta, JurnalPost.com - Universal Institute of Professional Management (UIPM) Indonesia menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai ilahiah dan kemanusiaan dalam dunia pendidikan global. Hal ini tercermin dari pemilihan domain resmi lembaga, yaitu uipm.org, bukan .edu yang lazim digunakan oleh institusi pendidikan formal. CEO UIPM Indonesia, Rantastia Nur Alangan, memberikan penjelasan tegas dalam pernyataan resminya. “Kami tidak memilih .org hanya karena teknis domain, tapi karena ia mencerminkan hati dan ruh dari perjuangan UIPM. Pendidikan adalah amanah, bukan komoditas. Kami bukan universitas bisnis, bukan pula lembaga eksklusif. UIPM adalah NGO global yang mengusung misi ilahiah dan membela hak pendidikan bagi yang tertindas,” tegas Rantastia.

Domain yang Menunjukkan Arah dan Nilai

Rantastia menjelaskan bahwa domain .edu memang banyak digunakan oleh institusi pendidikan formal, terutama di Amerika Serikat. Namun dalam praktiknya, banyak lembaga yang justru mengkomersialisasi pendidikan di balik domain .edu tersebut. “Domain tidak bisa menjamin nilai. Banyak institusi .edu justru menjadikan ilmu sebagai alat eksklusif dan elitis. Biaya mahal, akses terbatas, dan seleksi sosial-ekonomi menjadikan pendidikan bukan lagi jembatan peradaban, tapi pagar kasta,” kritiknya. Sebaliknya, UIPM dengan domain .org menegaskan sikap ideologis: 1. Bahwa pendidikan adalah pelayanan, bukan barang dagangan. 2. Bahwa ilmu adalah hak semua umat manusia, bukan segelintir orang berduit. 3. Bahwa UIPM tidak tunduk pada logika pasar pendidikan global yang mengeruk untung. 4. Menjawab Tugas Global, Bukan Pasar UIPM memiliki Special Consultative Status di ECOSOC – PBB, serta menjadi anggota UN Global Compact, HESI, dan APQN. Lembaga ini juga tercatat sebagai NGO edukatif dan kemanusiaan, bukan universitas bisnis atau institusi formal dalam kerangka sekuler. Dengan status ini, pemilihan .org menjadi bentuk konsistensi terhadap prinsip-prinsip: 1. Non-profit. 2. Pengabdian.

Kolaborasi global demi pendidikan adil dan inklusif

“Kami lebih takut pada pengkhianatan nilai daripada kehilangan legalitas formal. Karena tanggung jawab kami bukan hanya di hadapan hukum dunia, tapi juga di hadapan Tuhan,” ujar Rantastia.

Pendidikan untuk Semua, Bukan yang Terpilih

Filosofi UIPM lahir dari kesadaran bahwa pendidikan seharusnya memerdekakan, bukan membatasi. UIPM menolak sistem yang menyaring manusia berdasarkan kekayaan, ijazah, atau geografi. Sebab ilmu sejati, menurut mereka, tidak mengenal kasta. “Kami tidak mendirikan UIPM untuk jadi bagian dari pasar pendidikan global yang eksklusif. Kami hadir sebagai alternatif, bahkan perlawanan terhadap sistem yang menjadikan pendidikan sebagai privilege. UIPM adalah rumah bagi siapa pun yang ingin belajar, sepanjang dia siap berjuang dan melayani,” pungkas Rantastia.

UIPM: Melayani dengan Nilai, Bukan Menjual Gelar

Pemilihan domain .org oleh UIPM bukan sekadar pilihan teknis, melainkan manifestasi dari semangat pengabdian. Di tengah dunia yang semakin pragmatis, UIPM hadir membawa pesan: pendidikan adalah amanah dari Tuhan, bukan komoditas di rak etalase. Sumber: RNA.

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/bukan-sekadar-domain-filosofi-pendidikan-uipm-yang-melampaui-sekat-komersial/83789/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.37 WITA

  • #Rantastia Nur Alangan
  • #Teknologi Digital
  • #UIPM
  • #UIPM Indonesia

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Pilihan Editor

  1. 1 Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso
  2. 2

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  3. 3

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  4. 4

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

  5. 5

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.