Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Inilah Skenario Baru USAID PRIORITAS untuk Tingkatkan Kualitas Calon Mahasiswa Guru

Inilah Skenario Baru USAID PRIORITAS untuk Tingkatkan Kualitas Calon Mahasiswa Guru

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
09 September 2016, 08.03 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Inilah Skenario Baru USAID PRIORITAS untuk Tingkatkan Kualitas Calon Mahasiswa Guru
Ibu Jamillah Dosen UIN Alauddin, dan guru Pamong Ibu Besse sedang mendampingi Ihsan (paling kanan) mahasiswa UIN Alauddin Makassar dalam mengelola kelompok belajar

Jurnalpost - Skenario baru untuk meningkatkan keluaran lembaga pemroduksi guru atau LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) diperkenalkan oleh USAID PRIORITAS. Skenario baru tersebut akan membuat dosen pendamping lapangan (DPL) lebih sering terjun langsung ikut merefleksi dan mengevaluasi kemajuan siswa calon guru yang sedang praktik mengajar di sekolah didampingi oleh guru pamong (GP).

Ibu Jamillah Dosen UIN Alauddin, dan guru Pamong Ibu Besse sedang mendampingi Ihsan (paling kanan) mahasiswa UIN Alauddin Makassar dalam mengelola kelompok belajar

IKLAN

Dengan skenario tersebut, selama mahasiswa praktik pengalaman lapangan (PPL) yang biasanya berlangsung dua bulan, dia akan mengajar di sekolah tempat dia praktik dengan pendampingan secara bertahap. Pada tahap pertama guru pamong, atau guru yang menjadi penasehat mahasiswa calon guru, mengajar secara full (100 %) dan mahasiswa calon guru hanya mengamati saja. Tahap kedua guru mengajar 75 %, mahasiswa 25 %. Tahap ketiga, guru 50 % mahasiswa 50 persen, sampai tahap mahasiswa 100 % mengajar dan guru pamong memperhatikan saja.

Pelatih Guru Tujuh Provinsi Dilatih Dampingi Guru
Baca Juga

Pelatih Guru Tujuh Provinsi Dilatih Dampingi Guru

IKLAN

Selama proses-proses ini, dosen pembimbing mengobservasi dan ikut mereviu kegiatan mengajar itu. “Ketika pada tahap 50;50, harus diadakan konferensi antar mereka bertiga,” ujar Bernard, dosen UNM yang menjadi fasilitator pelatihan Teacher Practicum & Lab And Partner School Training (8 September 2016). Sebuah pelatihan yang dilakukan oleh USAID PRIORITAS untuk dosen Pembimbing Lapangan, guru pamong dan mahasiswa PPL yang dimaksudkan untuk mendorong pelaksanaan skenario baru ini Konferensi ini merupakan tahap refleksi atas cara mengajar mahasiswa calon guru. Ia mendapatkan masukan baik dari dosen pembimbing, maupun dari guru pamong. Misalnya Jamilah, dosen UIN Alauddin yang menjadi dosen pembimbing Ikhsan, seorang mahasiswa calon guru, setelah mengobservasi caranya mengajar, memberi masukan, “Menghadapi siswa smp beda dengan menghadapi mahasiswa. Bahasanya harus musti yang mudah dipahami,” ujarnya saat konferensi.

Tidak hanya tata cara berbahasa, para mahasiswa yang ikut pelatihan USAID PRIORITAS dan terjun langsung praktik mengajar, juga mendapatkan masukan tentang cara membuat lembar kerja yang efektif, pengelolaan kelas, pengelolaan waktu mengajar dan lain-lain oleh dosen yang menjadi pereviu dan guru yang mendampingi.

Bernard, yang juga menjadi direktur Pusat Sekolah Efektif UNM, mengatakan bahwa selama ini program PPL tidak melembagakan secara jelas pertemuan konferensi semacam itu. Hal ini diperkuat oleh pernyataan kepala madrasah MTs Model Makassar Drs. H. Abdul Rafik, M.pd. “Kita membutuhkan kultur baru sinergitas hubungan antara PPL, universitas dan sekolah. Tidak seperti selama ini. Dosen Pendamping Lapangan sepertinya hanya datang saat mengantar dan menjemput kembali para mahasiswa PPL ini,” ujarnya.

Model kolaborasi ketiga unsur diharapkan akan terlembagakan di universitas-universitas di Makassar, terutama yang telah menjadi mitra USAID PRIORITAS. “Universitas kita harapkan mengadopsi praktek seperti ini. Komitmen dosen untuk mendampingi secara disiplin terhadap mahasiswanya juga sangat diperlukan,” ujar Bernard. Pelatihan dilaksanakan di hotel Swiss Bell In Makassar dan diikuti oleh 60 peserta (6-8 September 2016)

USAID PRIORITAS Tawarkan Pemda Pendampingan Penyusunan Renstra Pendidikan
Baca Juga

USAID PRIORITAS Tawarkan Pemda Pendampingan Penyusunan Renstra Pendidikan

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/inilah-skenario-baru-usaid-prioritas-untuk-tingkatkan-kualitas-calon-mahasiswa-guru/3126/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.36 WITA

  • #Guru
  • #Mahasiswa
  • #USAID PRIORITAS

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Pilihan Editor

  1. 1 HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus
  2. 2

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  3. 3

    Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

  4. 4

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

  5. 5

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.