Jurnalpost, Tegal - Mencari kemudahan dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik di sekolah merupakan aspirasi setiap orang tua dan siswa teladan, tak terkecuali di kota Tegal. Bimbingan belajar menjadi solusi wadah yang tepat untuk mewujudkan semua itu.
Saat ini banyak bermunculan bimbingan belajar di kota Tegal baik yang datang dari luar kota maupun bimbel lokal. Semua bersaing untuk mencetak para siswa yang cerdas khususnya dalam mengerjakan soal-soal ulangan serta ujian di sekolah.
Foto les privat Bimbel Privat Al-Ishlah
Pada awalnya para siswa dan orang tua pastinya lebih tertarik dengan brand bimbel pendatang. Selain membawa nama popular juga di anggap lebih profesioanal dalam mengajar. Namun seiring berjalannya waktu, banyak di antara mereka yang mengaku kecewa akibat terlalu banyaknya learner yang mengikuti bimbingan belajar dalam di setiap kelasnya. Kondisi ini seringkali membuat para siswa tidak fokus belajar.
Mereka juga merasa malu dengan teman sekelasnya bila harus bertanya materi yang belum ia pahami kepada mentor yang mengajar. Atas dasar itu lah, sebagian besar dari mereka beralih mengikuti les privat di rumah.
Les privat di anggap lebih baik karna guru hanya fokus pada satu siswa saja sehingga ia lebih leluasa bertanya tentang cara atau materi pelajaran yang belum di pahami.
Berdasarkan data yang jurnal post survey dari para siswa/siswi yang memiliki pengalaman mengikuti bimbel sistem kelas dan bimbel privat, sebagian besar dari mereka mengaku lebih nyaman dan cepat memahami belajar dengan sistem privat. Salah satunya di ungkapkan oleh siswi SMAN 3 Tegal, Inesya Nungki Pusparani, kamis (16/3)
“Lebih enak dan nyaman les privat, bisa tanya apapun materi sekolah yang belum di pahami tanpa malu”, kata siswi kelas 12 tersebut.
Namun yang terselip dalam benak masyarakat les privat itu mahal. Jurnal post menemui salah satu owner bimbel privat lokal di kota Tegal yaitu Intan Tunggal Ayu. Menurutnya les privat di bimbel privat Al-Ishlah atau bimbel yang ia kelola tarifnya terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah. Hal ini juga ceritakan oleh ibu Ena, warga kelurahan mintaragen yang menjadi klient bimbel tersebut, kamis sore (16/3)
“Biasanya les privat cenderung mahal, namun di bimbel privat Al-Ishlah ternyata tidak, kualitasnya juga hampir sama dengan bimbel pendatang”, terangnya
Intan Ayu yang juga wisudawan terbaik pendidikan ekonomi Universitas Pancasakti Tegal 2012 melanjutkan ceritanya,
“Selama ini banyak orang tua yang sharing kepada kami tentang kurang efektifnya bimbingan belajar berkelompok dengan sistem kelas, mereka mengakui les privat lebih efektif setelah anak mereka membuktikanya”, katanya. (KB)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda