PONOROGO, JURNALPOST.COM - Seakan menjadi tradisi hampir tiap minggu terjadi kasus bunuh diri di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Bahkan golongan usia dan jenis kelamin korban gantung diri di Ponorogo bervariasi.
Bukan hanya orang tua, kadang kasus bunuh diri pun dilakukan orang muda usia. Begitu juga bukan hanya dilakukan orang laki-laki tapi kadang juga perempuan ada yang melakukan tindakan nekat tersebut.
Seperti yang terjadi Jum'at (17/6) kemarin pagi. Seorang kakek diketemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Kali ini kakek bernama Mbah Tarno (85 th), warga Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo harus mengakhiri hidupnya dengan tragis dengan cara gantung diri di pohon mangga dekat rumahnya.
Warga Desa Blembem yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan ke perangkat desa. "Selanjutnya dilaporkan ke Polsek Jambon dan anggota Polsek Jambon setelah mendapat laporan langsung ke TKP untuk melakukan penyelidikan," ujar AKP Harijadi selaku Kasubag Humas Polres Ponorogo, Jum'at (17/6) sore.
Dia menambahkan, Mbah Tarno melakukan aksi nekat bunuh diri diduga karena menderita sakit yang tak kunjung sembuh. "Polisi tidak menemukan bekas-bekas penganiayaan, tetapi kasus Mbah Tarno ini murni gantung diri," jelasnya.
Lebih lanjut dia menambahkan, setelah dilakukan penyelidikan dari petugas Polres Ponorogo dan Puskesmas Jambon, jenazah Mbah Tarno langsung diserahkan kepada keluarga.
"Jenazah Mbah Tarno langsung dimakamkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Blembem," pungkas Mantan Kapolsek Siman ini. (MUH NURCHOLIS/JP)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda