JurnalPost.com - Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur telah menunjukkan prestasi yang membanggakan dan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah melakukan berbagai transformasi dengan menciptakan dan menerapkan beberapa inovasi dalam sistem pelayanan publik. Salah satu inovasi yang dilaksanakan dan menjadi bagian dari program unggulan adalah Smart Kampung, yaitu sistem informasi manajemen terintegrasi yang dimulai dari tingkatan desa. Program ini memanfaatkan teknologi komunikasi untuk memudahkan akses masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi dan juga memperoleh informasi lain yang diperlukan.
Dengan adanya sistem Smart Kampung, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dapat meningkatkan pelayanan publik secara terpadu dan terintegrasi. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terhadap pengembangan ekosistem desa wisata juga dapat meningkatkan pelayanan publik di bidang pariwisata masyarakat. Program Smart Kampung di Kabupaten Banyuwangi ini juga menjadi contoh inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Program ini telah diakui oleh berbagai pihak, seperti Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga mengeluarkan Peraturan Bupati tentang Pedoman Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat pada Penyelenggara Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten. Kabupaten Banyuwangi memiliki pelayanan publik Lounge Pelayanan Publik dan Mal Pelayanan Publik. Lounge Pelayanan Publik ini berfungsi sebagai ruang penyampaian informasi tentang pelayanan publik kepada masyarakat. Selain itu, terdapat juga Command Center Pemkab Banyuwangi yang dilengkapi dengan monitor yang tersambung dengan CCTV dari berbagai lokasi di kota Banyuwangi.
Pasar Pelayanan Publik terintegrasi dengan pasar tradisional setempat juga menjadi salah satu inovasi yang memudahkan warga dalam mengurus dokumen administrasi. Pada tahun 2019, Pemkab Banyuwangi memiliki 4 program yang masuk dalam top 99 inovasi pelayanan publik dari Kemenpan-RB. Ombudsman RI juga mengakui pencapaian Kabupaten Banyuwangi dalam penyelenggaraan pemerintahannya. Kabupaten Banyuwangi meraih kepatuhan tertinggi dalam survei pelayanan publik di Jawa Timur pada tahun 2021.
Namun dalam implementasi program Smart Kampung juga menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah sistem desentralisasi yang dijalankan oleh pemerintah saat ini, yang menyebabkan perubahan sistem pemerintahan daerah di Indonesia dari sistem sentralisasi menjadi sistem desentralisasi. Selain itu, masih ada beberapa wilayah di Kabupaten Banyuwangi yang belum terjangkau oleh teknologi informasi, sehingga pelayanan publik di wilayah tersebut masih terbatas.
Terdapat juga tantangan lain yang harus dihadapi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan terkait pelayanan publik di Banyuwangi. Pemanfaatan teknologi dalam sistem pemerintahan baru yang disebut dengan electronic government (e-government), juga masih perlu ditingkatkan agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Selain itu, perlu juga adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Di era digitalisasi, pelayanan publik yang berkualitas menjadi kunci terpenting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menunjukkan komitmen yang kuat dan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pelibatan masyarakat dapat dilaksanakan melalui Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) yang merupakan sarana untuk berdialog, diskusi, dan pertukaran opini. Dengan melibatkan masyarakat, diharapkan pelayanan publik dapat lebih tanggap dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Namun, tantangan yang dihadapi juga tidak hanya sedikit. Oleh karena itu, untuk mengatasi tantangan tersebut diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk meningkatkan kualitas dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. (*)
*Penulis: Eka Azhar Abiyyah (Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda