Owner PT Pakar Inspeksi Indonesia, Gustian Adie Irawan, menggagas aplikasi OneClick sebagai platform yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai penyedia jasa untuk kebutuhan sehari-hari.
Jakarta, JurnalPost.com – Perkembangan teknologi digital yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat mendorong pelaku usaha untuk terus beradaptasi. Berangkat dari pemikiran tersebut, Owner PT Pakar Inspeksi Indonesia, Gustian Adie Irawan, menggagas sebuah aplikasi yang dapat mempertemukan masyarakat dengan berbagai penyedia jasa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui aplikasi OneClick, sebuah platform layanan digital yang menghadirkan beragam jasa dalam satu aplikasi, mulai dari kebutuhan rumah tangga, jasa asisten, pengantaran dan belanja, perbaikan teknis, hingga mekanik otomotif.
Gustian Adie Irawan mengatakan gagasan menghadirkan aplikasi tersebut sebenarnya telah muncul sejak 2024. Namun, setelah melalui proses pengembangan dan persiapan, ide tersebut baru dapat direalisasikan pada 2026.
“Ide ini sebenarnya sudah hadir sejak tahun 2024. Alhamdulillah, setelah melalui proses dan berbagai persiapan, baru bisa terealisasi pada tahun 2026,” kata Gustian Adie Irawan.
Pria yang akrab disapa Ade Irawan itu melihat besarnya peluang pemanfaatan teknologi digital dalam dunia bisnis sekaligus dalam menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat.
“Sebagai karyawan swasta sekaligus pelaku bisnis, saya sadar betul bahwa pilihan untuk tetap survive adalah membuat strategi bisnis yang selaras dengan kemajuan teknologi. Salah satunya adalah membuat aplikasi juga,” ujarnya.
Menurut Ade, digitalisasi telah mengubah cara masyarakat menjalankan berbagai aktivitas. Penggunaan aplikasi tidak lagi terbatas pada komunikasi, tetapi telah berkembang ke transaksi belanja, hiburan, transportasi hingga kebutuhan pekerjaan profesional.
“Pesatnya arus kemajuan teknologi digitalisasi benar-benar telah mewarnai kehidupan kita saat ini dan mungkin hampir mengubah pola kehidupan sosial secara keseluruhan,” bebernya.
Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat
Selain menghadirkan kemudahan bagi pengguna jasa, OneClick juga dirancang untuk membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai mitra atau penyedia layanan.
Ade mengatakan kesempatan tersebut dibuka seluas-luasnya bagi masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, yang memenuhi kriteria sesuai layanan yang tersedia.
“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya. Targetnya bisa menjangkau hingga 20 juta orang untuk mendapatkan peluang melalui ekosistem OneClick, baik laki-laki maupun perempuan,” katanya.
Untuk masyarakat yang ingin mendaftar sebagai pekerja atau mitra layanan, OneClick menetapkan batas usia minimal 18 tahun dan maksimal 45 tahun.
“Untuk kriteria pekerja, baik laki-laki maupun perempuan, usia pelamar minimal 18 tahun dan maksimal 45 tahun. Tentunya tetap disesuaikan dengan kemampuan, kompetensi dan jenis pekerjaan yang akan dipilih,” jelas Ade.
Menurutnya, keberadaan aplikasi tidak hanya ditujukan untuk mempermudah masyarakat memperoleh jasa, tetapi juga diharapkan dapat menjadi ruang yang mempertemukan orang yang membutuhkan pekerjaan dengan masyarakat yang membutuhkan layanan.
Dari Sebuah Ide Menjadi OneClick
Ade melihat perkembangan aplikasi sebagai peluang untuk menghadirkan pelayanan yang lebih praktis kepada masyarakat.
Menurutnya, teknologi memungkinkan masyarakat memperoleh suatu layanan hanya melalui telepon seluler tanpa harus menghabiskan banyak waktu mencari penyedia jasa secara konvensional.
“Kita hanya perlu mengunduh jenis aplikasi yang diharapkan bisa memenuhi apa yang menjadi kebutuhan kita, lalu klik dan lakukan transaksi. Sesimpel itu,” katanya.
Pemikiran tersebut kini diwujudkan melalui OneClick.
Berdasarkan tampilan aplikasinya, OneClick menghadirkan sebanyak 25 jenis layanan yang dikelompokkan dalam empat kategori utama, yakni Jasa Asisten, Perbaikan & Pemasangan Teknis, Mekanik Otomotif, dan Jasa Suruh.
Konsep yang diusung adalah menyediakan beragam kebutuhan masyarakat melalui satu platform sehingga pengguna tidak perlu mencari penyedia jasa secara terpisah.
Pada halaman utama aplikasi, pengguna dapat memilih kategori layanan sesuai kebutuhan atau memanfaatkan fitur pencarian untuk menemukan jasa secara langsung.
Dari Bersih-Bersih hingga Asisten Harian
Beragam kebutuhan sehari-hari tersedia dalam aplikasi tersebut.
Pengguna antara lain dapat mencari jasa bersih-bersih rumah, taman atau gudang, jasa belanja, jasa antar, pijat refleksi, asisten rumah tangga, asisten teman jalan harian, asisten perjalanan luar kota hingga tenaga untuk membantu pekerjaan pendataan dan administrasi.
Konsep tersebut sejalan dengan gagasan awal Ade yang menginginkan masyarakat dapat memperoleh berbagai jenis bantuan hanya melalui satu aplikasi.
Ia sebelumnya membayangkan masyarakat tidak lagi kesulitan mencari tenaga untuk berbagai kebutuhan, mulai dari guru les privat, layanan kesehatan tertentu, tenaga kerja harian, tukang cuci pakaian, tukang masak, pengasuh anak, asisten rumah tangga, tukang taman, sopir, tukang pangkas rambut hingga teknisi elektronik.
Jenis kebutuhan lainnya yang masuk dalam gagasannya antara lain drafter, asisten pribadi atau sekretaris harian, grup musik, penyanyi solo hingga wedding organizer.
“Sehingga di mana pun kita berada, apa pun permasalahan yang memerlukan perbaikan, pemasangan dan penanganan di bidang apa pun tersedia di sini. Satu aplikasi sejuta manfaat,” jelasnya.
Harga dan Waktu Pengerjaan Ditampilkan
OneClick juga memberikan informasi mengenai perkiraan biaya sejumlah layanan sehingga pengguna dapat memperoleh gambaran sebelum melakukan pemesanan.
Berdasarkan tampilan aplikasi, layanan bersih-bersih ditawarkan mulai sekitar Rp150.000, jasa belanja mulai Rp45.000, jasa antar mulai Rp35.000 dan pijat refleksi sekitar Rp120.000.

Pada kategori Jasa Asisten, terdapat layanan asisten rumah tangga mulai sekitar Rp200.000 serta asisten pendataan atau administrasi mulai sekitar Rp150.000.
Harga dapat berbeda sesuai jenis pekerjaan, kebutuhan pengguna maupun ketentuan layanan yang dipilih.
Selain harga, aplikasi juga memberikan informasi yang membantu pengguna dalam menentukan jasa dan mitra yang sesuai dengan kebutuhannya.
Kedepankan Mitra Terverifikasi
Salah satu aspek yang ditonjolkan OneClick adalah keberadaan mitra terverifikasi.
Melalui aplikasi, pengguna dapat melihat informasi mengenai mitra penyedia jasa, jenis pelayanan yang ditawarkan, rating serta estimasi harga sebelum melakukan pemesanan.
OneClick membawa pesan “Mitra terverifikasi, pilihan lebih tenang” sebagai bagian dari upayanya membangun kepercayaan antara pengguna dan penyedia jasa.
Konsep tersebut menjadi penting karena transaksi jasa secara digital tidak hanya membutuhkan kemudahan, tetapi juga kepastian mengenai penyedia layanan yang akan datang dan melakukan pekerjaan di lokasi pengguna.
Pesan, Bayar dan Pantau Pekerjaan
OneClick juga mengintegrasikan proses pemesanan hingga pemantauan pekerjaan dalam satu platform.
Aplikasi tersebut memperkenalkan konsep “Pesan, bayar, dan pantau tanpa ribet”.
Setelah menemukan jasa yang dibutuhkan, pengguna dapat melakukan pemesanan. Pembayaran dalam aplikasi menggunakan sistem pembayaran digital melalui Midtrans, kemudian perkembangan pekerjaan dapat dipantau melalui menu Pesanan.
Navigasi aplikasi dibuat melalui empat menu utama, yakni Beranda, Layanan, Pesanan dan Profil.
Menu Layanan dilengkapi fitur pencarian dan filter kategori sehingga pengguna dapat mempersempit pilihan sesuai jasa yang dibutuhkan.
Gunakan Teknologi Lokasi
Untuk mendukung layanan berbasis lokasi, OneClick juga memanfaatkan fitur lokasi pada perangkat pengguna.
Akses tersebut dibutuhkan terutama untuk layanan yang membutuhkan informasi mengenai keberadaan pengguna dan penyedia jasa.
Pengguna tetap memiliki kontrol terhadap akses lokasi, termasuk memilih penggunaan lokasi presisi atau perkiraan serta menentukan apakah izin diberikan ketika aplikasi digunakan, hanya satu kali, atau tidak diberikan.
Pemanfaatan lokasi diharapkan dapat mempermudah pencarian mitra maupun proses pelayanan yang berkaitan langsung dengan alamat pengguna.
Empat Kategori, 25 Layanan
Saat ini, berdasarkan tampilan aplikasi, sebanyak 25 layanan OneClick terbagi dalam empat kategori.
Jasa Asisten menyediakan empat layanan, sedangkan kategori Perbaikan & Pemasangan Teknis memiliki sembilan layanan.
Kategori Mekanik Otomotif menyediakan lima layanan dan Jasa Suruh terdiri atas tujuh layanan.
Jika dijumlahkan, seluruh kategori tersebut mencakup 25 pilihan layanan.
Beragamnya layanan itu menjadi pengembangan dari gagasan Ade untuk membuat sebuah aplikasi yang tidak hanya menyelesaikan satu kebutuhan, tetapi dapat digunakan dalam berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari.
Menurut Ade, aplikasi digital kini tidak hanya menjadi kebutuhan pelaku bisnis untuk memperluas pasar, tetapi juga menjadi kebutuhan konsumen yang menginginkan pelayanan lebih cepat dan praktis.
Lebih dari itu, OneClick diharapkan berkembang menjadi ekosistem yang memberikan manfaat kepada dua sisi sekaligus, yakni masyarakat sebagai pengguna jasa dan masyarakat yang membutuhkan peluang pekerjaan.
Ia meyakini perkembangan digital akan terus berlangsung dan penggunaan aplikasi dalam aktivitas masyarakat akan semakin besar.
“Sehingga menjadi bagian dari pemilik aplikasi adalah salah satu cara untuk menjadi pelaku bisnis yang maju di era saat ini,” pungkasnya.
Dengan hadirnya OneClick pada 2026, gagasan yang mulai dirancang sejak 2024 tersebut kini mulai diwujudkan dalam sebuah platform yang mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan penyedia jasa.
Mulai dari kebutuhan rumah tangga, pengantaran dan belanja, pekerjaan administrasi, pendampingan, perbaikan teknis hingga kebutuhan kendaraan, OneClick berupaya menghadirkannya melalui satu aplikasi sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk bergabung dalam ekosistem layanan digital tersebut.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda