Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Cegah Delinkuensi Remaja, Dosen Universitas Bengkulu Perkuat Karakter dan Literasi Hukum Siswa SMAN 7

Cegah Delinkuensi Remaja, Dosen Universitas Bengkulu Perkuat Karakter dan Literasi Hukum Siswa SMAN 7

Foto profil Rafi Adinata
Editor: Rafi Adinata
10 September 2026, 02.08 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Cegah Delinkuensi Remaja

Bengkulu, JurnalPost.com — Pencegahan kenakalan atau delinkuensi remaja tidak cukup hanya dilakukan melalui larangan. Remaja juga perlu dibekali kemampuan memahami diri, mengendalikan emosi, membangun karakter, serta mengetahui konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang mereka lakukan.

Pendekatan tersebut menjadi fokus kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat skema Kemitraan (PPM-K) yang dilaksanakan dosen Universitas Bengkulu di SMAN 7 Kota Bengkulu pada 27 Juli 2026.

IKLAN

Kegiatan yang mendapat pendanaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bengkulu itu mengangkat tema “Psikoedukasi dan Literasi Hukum dalam Penguatan Karakter serta Kepatuhan Hukum Guna Mencegah Perilaku Delinkuensi Remaja.”

Relawan Kota Malang
Baca Juga

Rawat Diri agar Tetap Peduli: Relawan Kota Malang Ikuti Psikoedukasi “Bangkit Hati”

Sebanyak 40 siswa SMAN 7 Kota Bengkulu mengikuti kegiatan yang menggabungkan pendekatan psikologis, pendidikan karakter, serta pemahaman mengenai hukum.

Program tersebut merupakan kolaborasi dosen dari Program Studi Bimbingan dan Konseling dan Program Studi Hukum Universitas Bengkulu. Tim pengabdian diketuai Berru Amalianita, M.Pd., Kons., dengan anggota Mayang T. Afriwilda, M.Pd., Irfan Yafie Muhariza, M.H., dan Miftahus Silmi Zohro, M.Pd.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 7 Kota Bengkulu, Salmeri Asrianensi, M.Pd. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai dapat membantu siswa memahami pentingnya membangun karakter positif sekaligus mengenali aturan serta konsekuensi hukum dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Tim Pengabdian, Berru Amalianita, mengatakan pencegahan delinkuensi pada remaja membutuhkan pendekatan yang menyentuh lebih dari satu aspek.

FH UI
Baca Juga

FH UI Tingkatkan Literasi Hukum Warga Binaan Perempuan Rutan Depok melalui KUHAP 2025

Dosen Universitas Bengkulu

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat dosen Universitas Bengkulu melalui kolaborasi Program Studi Bimbingan dan Konseling dan Program Studi Hukum. Siswa tidak hanya perlu diberikan pemahaman dari sisi psikologis, tetapi juga dibekali literasi hukum agar mampu memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan,” ujar Berru.

Memahami Diri dan Menguatkan Karakter

Sesi psikoedukasi dan penguatan karakter disampaikan oleh Mayang T. Afriwilda, M.Pd. Dalam sesi tersebut, siswa diajak mengenali berbagai faktor yang dapat memengaruhi munculnya perilaku delinkuensi, baik yang bersumber dari dalam diri maupun lingkungan sosial.

Pembahasan juga diarahkan pada pentingnya kontrol diri, pengelolaan emosi, kemampuan mengambil keputusan, serta membangun hubungan pertemanan dan lingkungan pergaulan yang sehat.

Masa remaja merupakan salah satu periode penting dalam pembentukan kepribadian dan karakter. Pada fase ini, remaja menghadapi berbagai perubahan, tekanan lingkungan, serta tuntutan untuk menyesuaikan diri dengan kelompok sosial.

Wardatul Jannah S. Pd
Baca Juga

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Karena itu, kemampuan mengenali diri dan mempertimbangkan dampak dari setiap pilihan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah perilaku berisiko.

Delinkuensi Remaja

Siswa juga didorong untuk memahami bahwa keputusan yang terlihat sederhana dalam pergaulan dapat membawa dampak jangka panjang, baik terhadap pendidikan, hubungan sosial, keluarga maupun masa depan mereka.

IKLAN

Kenali Hukum dan Konsekuensi Perilaku

Selain aspek psikologis dan karakter, siswa mendapat pembekalan mengenai literasi dan kepatuhan hukum yang disampaikan Irfan Yafie Muhariza, M.H.

Dalam materi tersebut, siswa diperkenalkan pada pentingnya kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari. Mereka diajak memahami bahwa perilaku yang kerap dianggap sebagai kenakalan biasa dalam lingkungan remaja dalam kondisi tertentu dapat berujung pada persoalan hukum.

Pemahaman tersebut dinilai penting agar siswa dapat membedakan tindakan yang sekadar melanggar aturan lingkungan dengan perilaku yang berpotensi memiliki konsekuensi hukum lebih serius.

Literasi hukum juga diarahkan untuk membantu siswa memahami hak dan kewajiban, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap tindakan yang mereka ambil.

Dengan pemahaman tersebut, siswa diharapkan tidak hanya menghindari suatu tindakan karena takut terhadap hukuman, tetapi juga mampu mempertimbangkan dampaknya terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Siswa mengajukan sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan kehidupan remaja, pola pergaulan, perilaku berisiko, pembentukan karakter hingga kepatuhan terhadap aturan dan hukum.

Diskusi tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk membicarakan persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari sekaligus memperoleh penjelasan dari perspektif psikologi dan hukum.

Sekolah Terima Media Edukasi

Sebagai bagian dari keberlanjutan program, tim pengabdian Universitas Bengkulu juga menyerahkan sejumlah media edukasi kepada SMAN 7 Kota Bengkulu.

Cegah Delinkuensi

Media yang diserahkan meliputi buku saku untuk siswa, buku pedoman bagi guru Bimbingan dan Konseling (BK), banner, serta poster mengenai pencegahan kenakalan remaja.

Materi tersebut disiapkan agar dapat digunakan sekolah setelah kegiatan pengabdian selesai, terutama untuk mendukung layanan bimbingan dan konseling serta kegiatan pencegahan perilaku delinkuensi di lingkungan sekolah.

Pendekatan melalui psikoedukasi, penguatan karakter dan literasi hukum diharapkan dapat membantu siswa memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi tekanan sosial dan mengambil keputusan.

Upaya pencegahan delinkuensi pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan pemberian aturan dan larangan. Remaja juga membutuhkan pengetahuan, kemampuan mengendalikan diri, kesadaran terhadap risiko, serta pemahaman mengenai konsekuensi dari pilihan yang mereka ambil.

Melalui kolaborasi antara bidang Bimbingan dan Konseling dan Hukum, kegiatan pengabdian Universitas Bengkulu tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan siswa dalam mengenali diri, membangun karakter positif, serta memahami pentingnya kepatuhan terhadap hukum dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/cegah-delinkuensi-remaja-dosen-universitas-bengkulu-perkuat-karakter-dan-literasi-hukum-siswa-sman-7/97640/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.28 WITA

  • #Pendidikan Karakter
  • #Pengabdian Masyarakat
  • #delinkuensi remaja
  • #literasi hukum
  • #psikoedukasi
  • #sman 7 bengkulu
  • #universitas bengkulu

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Pilihan Editor

  1. 1 Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?
  2. 2

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  3. 3

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  4. 4

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  5. 5

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.