KAIRO, JurnalPost.com – Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir menetapkan susunan Dewan Pimpinan MPA PPMI Mesir periode 2026–2027 setelah melalui proses pemilihan di tujuh fraksi dan musyawarah para pimpinan terpilih.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi kelembagaan PPMI Mesir, khususnya dalam memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, penganggaran, serta tata kelola organisasi mahasiswa Indonesia di Mesir.
Semangat menjalankan amanah kepemimpinan juga dikaitkan dengan prinsip keadilan sebagaimana termuat dalam QS. An-Nisa ayat 58:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا
Artinya:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila menetapkan hukum di antara manusia agar kamu menetapkannya dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar, Maha Melihat.” (QS. An-Nisa: 58)
Susunan Pimpinan MPA PPMI Mesir 2026–2027
Berdasarkan hasil rekapitulasi pemilihan calon Dewan Pimpinan MPA PPMI Mesir serta hasil musyawarah para pimpinan terpilih, susunan Dewan Pimpinan MPA PPMI Mesir periode 2026–2027 adalah sebagai berikut:
| No. | Nama dan Delegasi | Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Ardiansyah Rafli Saputra (Gamajatim) | Ketua Pimpinan MPA |
| 2 | Yasmin Sholihatul Amalia (Wihdah) | Wakil Pimpinan 1 MPA |
| 3 | Muhammad Faiz (Islah) | Wakil Pimpinan 2 MPA |
| 4 | Hasna Nur Afifah (Sema FSI) | Wakil Pimpinan 3 MPA |
| 5 | Nashiruddin Muhammad (Sema FSI) | Wakil Pimpinan 4 MPA |
| 6 | Zahira Huriya Jamil (Daar El Waseela) | Wakil Pimpinan 5 MPA |
| 7 | Muhammad Faiz Ramadhan, Lc. (KMA) | Wakil Pimpinan 6 MPA |
Ardiansyah Rafli Saputra dari Gamajatim dipercaya menempati posisi Ketua Pimpinan MPA. Sementara enam figur lainnya akan mendampingi sebagai wakil pimpinan dengan pembagian tugas sesuai struktur organisasi yang telah ditetapkan.
Muhammad Faiz Ramadhan Dorong MPA Lebih Progresif
Salah satu pimpinan terpilih, Muhammad Faiz Ramadhan, Lc., delegasi KMA, dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Pimpinan 6 MPA.
Dalam gagasan yang dibawanya, Muhammad Faiz Ramadhan mendorong agar MPA tidak berhenti sebagai ruang persidangan dan administrasi kelembagaan, tetapi juga berkembang menjadi pusat pemikiran yang mampu melahirkan kebijakan dan arah pembangunan organisasi.
Ia mengusung visi:
“Mewujudkan MPA PPMI Mesir sebagai Lembaga Legislatif yang Progresif, Terstruktur, dan Kolaboratif demi Terciptanya Tata Kelola Organisasi yang Akuntabel Berlandaskan AD/ART PPMI Mesir.”
Visi tersebut diterjemahkan ke dalam Panca Misi yang mencakup penguatan sistem pemerintahan mahasiswa, regulasi, aspirasi hingga sinergi kelembagaan.
1. Edukasi dan Implementasi Trias Politica Mahasiswa
Agenda pertama adalah meningkatkan pemahaman mengenai sistem parlemen yang sehat dalam Student Government System (SGS) PPMI Mesir.
Konsep tersebut diarahkan untuk memperjelas batas kewenangan, mekanisme kerja, dan fungsi pengawasan antara lembaga legislatif MPA, lembaga BPA, serta eksekutif yang dipimpin Presiden PPMI Mesir.
Penguatan pembagian fungsi kelembagaan dinilai diperlukan agar proses pengambilan kebijakan dapat berlangsung lebih objektif dan akuntabel.
2. Penguatan Fungsi Fraksi dan Komisi
Agenda berikutnya adalah mengoptimalkan kinerja fraksi dan komisi di lingkungan MPA dan BPA.
Penguatan tersebut diarahkan pada lima bidang utama, yakni pengawasan, penganggaran, pembentukan regulasi, tertib administrasi, serta penataan hierarki peraturan organisasi.
Dengan mekanisme tersebut, masing-masing unsur kelembagaan diharapkan memiliki pembagian kerja yang lebih jelas serta mampu menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi secara konsisten.
3. Revitalisasi Aspirasi dan Strategi GBHO
Muhammad Faiz Ramadhan juga mendorong penguatan mekanisme penyerapan aspirasi warga PPMI Mesir.
Aspirasi yang masih relevan diharapkan dapat dipetakan dan dirumuskan menjadi isu strategis dalam Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO).
GBHO nantinya diharapkan tidak hanya menjadi dokumen formal organisasi, tetapi dapat berfungsi sebagai acuan arah gerak PPMI Mesir dalam jangka panjang.
4. Kodifikasi Regulasi melalui Program Legislasi
Bidang legislasi menjadi salah satu perhatian utama. Panca Misi tersebut mendorong penyusunan skala prioritas program legislasi atau Prolegnas PPMI Mesir untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.
Regulasi yang telah berlaku juga akan didorong untuk dievaluasi sehingga tetap relevan dengan perkembangan kebutuhan organisasi.
Pendekatan tersebut ditujukan untuk menciptakan sistem regulasi yang lebih terstruktur sekaligus mencegah tumpang tindih peraturan di lingkungan PPMI Mesir.
5. Sinergi Kelembagaan dan Infrastruktur Organisasi
Agenda kelima adalah memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen lembaga di bawah naungan PPMI Mesir.
Salah satu gagasan yang dibawa adalah pembentukan Tim Ad Hoc untuk kebutuhan perumusan undang-undang tertentu serta perencanaan strategis pembangunan rumah atau gedung baru PPMI Mesir.
Perencanaan tersebut diharapkan dapat memberikan landasan kelembagaan bagi pengembangan fasilitas organisasi dalam jangka panjang.
Hasil Pemilihan di Tujuh Fraksi
Proses pemilihan pimpinan berlangsung di tujuh fraksi dengan tiga kandidat pada masing-masing fraksi.
Berdasarkan hasil rekapitulasi pemilihan calon Dewan Pimpinan MPA PPMI Mesir, berikut perolehan suara para kandidat:
| Fraksi | Kandidat | Perolehan Suara |
|---|---|---|
| Fraksi 1 | Ardiansyah Rafli Saputra (Gamajatim) | 40 suara – Terpilih |
| Fraksi 1 | Ashfa Afkarina | 6 suara |
| Fraksi 1 | Teuku Maliki | 3 suara |
| Fraksi 2 | Nashiruddin Muhammad (Sema FSI) | 31 suara – Terpilih |
| Fraksi 2 | Ulyanisa Imtsalillah | 11 suara |
| Fraksi 2 | Yahya Ayyash | 7 suara |
| Fraksi 3 | Zahira Huriya Jamil (Daar El Waseela) | 23 suara – Terpilih |
| Fraksi 3 | Masagus Farhan Al-Fattah | 15 suara |
| Fraksi 3 | Muhammad Reza Fahlevi | 11 suara |
| Fraksi 4 | Muhammad Faiz (Islah) | 40 suara – Terpilih |
| Fraksi 4 | Wafidatudzakiyyah | 7 suara |
| Fraksi 4 | Syareihan Mulia Harahap | 2 suara |
| Fraksi 5 | Yasmin Sholihatul Amalia (Wihdah) | 41 suara – Terpilih |
| Fraksi 5 | Muhammad Mus'ab | 5 suara |
| Fraksi 5 | Muhammad Rifqi Dwi Syahputra | 3 suara |
| Fraksi 6 | Hasna Nur Afifah (Sema FSI) | 37 suara – Terpilih |
| Fraksi 6 | Harun Naufal | 7 suara |
| Fraksi 6 | Casilda Mar'atus Sholihah | 5 suara |
| Fraksi 7 | Muhammad Faiz Ramadhan, Lc. (KMA) | 17 suara – Terpilih |
| Fraksi 7 | Masyitah Fizano | 16 suara |
| Fraksi 7 | Ahmad Ghifari | 15 suara |
Persaingan paling ketat berlangsung di Fraksi 7. Muhammad Faiz Ramadhan memperoleh 17 suara, hanya unggul satu suara atas Masyitah Fizano yang mendapatkan 16 suara. Ahmad Ghifari berada di posisi berikutnya dengan 15 suara.
Sementara perolehan suara tertinggi secara keseluruhan dicatatkan Yasmin Sholihatul Amalia dengan 41 suara. Ardiansyah Rafli Saputra dan Muhammad Faiz masing-masing memperoleh 40 suara.
Terbentuknya Dewan Pimpinan MPA PPMI Mesir periode 2026–2027 menandai dimulainya agenda kelembagaan baru untuk satu periode mendatang.
Selain menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, jajaran pimpinan baru menghadapi sejumlah agenda, mulai dari penguatan regulasi, penataan hubungan antarlembaga, penyerapan aspirasi mahasiswa, hingga penyusunan kebijakan jangka panjang PPMI Mesir.
Dengan komposisi pimpinan yang berasal dari berbagai delegasi, MPA diharapkan dapat menjaga mekanisme organisasi tetap berjalan sesuai AD/ART sekaligus membangun tata kelola yang lebih terstruktur, kolaboratif, dan akuntabel.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda