Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Tim PKM-K Universitas Negeri Malang Kembangkan WHISH, Tisu Sepatu Antikekuningan Berbasis Riset dan Ramah Lingkungan

Tim PKM-K Universitas Negeri Malang Kembangkan WHISH, Tisu Sepatu Antikekuningan Berbasis Riset dan Ramah Lingkungan

Foto profil Andi Hasbi Jaya
Editor: Andi Hasbi Jaya
03 September 2026, 17.03 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Tim PKM-K Universitas Negeri Malang
Tim PKM-K Universitas Negeri Malang memperkenalkan produk WHISH (Whitening Hybrid Innovative Sheet for Hygienic Shoes), tisu ramah lingkungan untuk perawatan harian sepatu putih yang dikembangkan berbasis riset dan prinsip keberlanjutan. Foto: Dok. Tim PKM-K Universitas Negeri Malang.

MALANG, JURNALPOST – Inovasi produk tidak cukup hanya mengandalkan ide kreatif. Kemampuan membangun kepercayaan konsumen juga menjadi bagian penting agar sebuah produk dapat diterima dan digunakan masyarakat.

Prinsip tersebut diterapkan Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Negeri Malang (UM) dalam mengembangkan WHISH (Whitening Hybrid Innovative Sheet for Hygienic Shoes), tisu ramah lingkungan yang dirancang untuk membantu perawatan harian sepatu putih sekaligus mencegah munculnya warna kekuningan.

IKLAN

Produk ini dikembangkan melalui perpaduan riset ilmiah, inovasi teknologi, pemanfaatan bahan berkelanjutan, serta strategi pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Tim mahasiswa Universitas Tanjungpura
Baca Juga

SENGGACUP, Inovasi Gelas Edible dari Mahasiswa Untan yang Tawarkan Alternatif Kemasan Ramah Lingkungan

Bagi Tim PKM-K UM, membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk baru menjadi salah satu perhatian utama. Karena itu, pengembangan WHISH tidak hanya berfokus pada formulasi, tetapi juga diawali dengan identifikasi kebutuhan pasar, pengujian produk, hingga penyusunan strategi komunikasi yang mudah dipahami masyarakat.

Pendekatan tersebut dilakukan agar inovasi yang dihasilkan mahasiswa tidak sekadar menawarkan keunikan, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi yang relevan untuk kebutuhan sehari-hari.

WHISH dikembangkan oleh tim yang diketuai Sekar Wahyu Ningtyas, mahasiswa S1 Pendidikan Bisnis, bersama Ervina Mei Ananda Putri dari S1 Pendidikan Bisnis, Adrian Arif Pambudi dari S1 Biologi, Salwa Avisa Yumna Salsabila Suprapto dari S1 Pendidikan Kimia, serta Kharisma Putri Ambarwati dari S1 Pendidikan Bisnis.

Kolaborasi lintas disiplin tersebut memungkinkan pengembangan WHISH dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari aspek ilmiah, pemilihan bahan, keberlanjutan produk, hingga strategi pemasaran dan komersialisasi.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Salah satu keunggulan WHISH terletak pada pemanfaatan bahan baku yang memiliki nilai tambah sekaligus mempertimbangkan aspek lingkungan. Lembaran tisunya menggunakan serat ampas tebu sebagai bahan biodegradable.

Tim juga memanfaatkan ekstrak kulit lemon yang berasal dari limbah industri minuman. Bahan tersebut diproses menggunakan teknologi nanoenkapsulasi. Selain itu, WHISH dilengkapi biosurfaktan alami berbahan ekstrak lidah buaya yang digunakan untuk membantu membersihkan noda ringan pada permukaan sepatu putih.

IKLAN

Pemanfaatan bahan-bahan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung performa produk, tetapi juga memperkuat konsep keberlanjutan yang menjadi salah satu landasan pengembangan WHISH.

Dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat, Tim PKM-K UM menerapkan sejumlah strategi pemasaran, baik secara digital maupun melalui interaksi langsung dengan konsumen.

Hima Care
Baca Juga

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Media sosial, live commerce, pameran kewirausahaan, hingga kegiatan penjualan langsung saat Car Free Day (CFD) dimanfaatkan sebagai sarana promosi sekaligus edukasi mengenai pentingnya perawatan rutin atau daily after care pada sepatu putih.

Interaksi langsung dengan calon konsumen juga dinilai penting karena memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal cara penggunaan dan manfaat produk secara lebih dekat.

Ketua Tim PKM-K, Sekar Wahyu Ningtyas, mengatakan pengembangan inovasi dan upaya membangun kepercayaan konsumen merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

“Kami percaya bahwa masyarakat tidak hanya membeli sebuah produk, tetapi juga mempercayai kualitas, manfaat, dan nilai yang dibawa oleh produk tersebut. Karena itu, kami berupaya memastikan setiap tahapan pengembangan WHISH dilakukan secara terukur, mulai dari pemilihan bahan, proses formulasi, hingga cara kami berkomunikasi dengan konsumen,” ujar Sekar.

Untuk memperluas jangkauan pemasaran, WHISH juga diperkenalkan melalui sejumlah platform digital, antara lain Instagram, TikTok, Shopee, Tokopedia, dan WhatsApp Business.

Tidak hanya mengandalkan penjualan daring, tim turut menjalin kemitraan dengan toko sepatu dan penyedia jasa shoe laundry di Kota Malang. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas akses konsumen sekaligus meningkatkan kredibilitas produk di pasar.

Melalui pengembangan WHISH, Tim PKM-K Universitas Negeri Malang berharap inovasi mahasiswa tidak hanya mendapat perhatian karena kebaruannya, tetapi juga mampu memperoleh kepercayaan masyarakat karena manfaat yang ditawarkan.

Dengan mengedepankan riset, aspek keberlanjutan, serta komunikasi yang dekat dengan konsumen, WHISH diharapkan dapat terus berkembang menjadi salah satu produk perawatan sepatu putih karya mahasiswa yang memiliki nilai guna dan daya saing di pasar.

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/tim-pkm-k-universitas-negeri-malang-kembangkan-whish/97562/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.41 WITA

  • #Inovasi Mahasiswa
  • #PKM-K
  • #Universitas Negeri Malang
  • #WHISH
  • #perawatan sepatu
  • #ramah lingkungan
  • #tisu sepatu

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka
  2. 2

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  3. 3

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  4. 4

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

  5. 5

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.