Palembang, JurnalPost.com — Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (BEM KM FK Unsri) menuntaskan rangkaian kegiatan Bulan Bakti ISMKI FK Unsri 2026 yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2026.
Mengusung tema “SPARK: Strengthening Preventive Action and Resilient for Healthier Communities”, kegiatan ini menjadi wadah pengabdian mahasiswa kedokteran untuk meningkatkan literasi kesehatan, mendorong deteksi dini penyakit, serta memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya upaya pencegahan penyakit.
Sepanjang pelaksanaannya, Bulan Bakti ISMKI FK Unsri 2026 berhasil menjangkau 1.722 partisipan dari berbagai kelompok masyarakat. Jumlah tersebut jauh melampaui target minimal 150 peserta yang ditetapkan pada tahap perencanaan.
Berdasarkan hasil evaluasi penyelenggara, sebanyak 90 persen responden menilai kegiatan berjalan dengan baik dan menyenangkan. Hasil tersebut menunjukkan respons positif peserta terhadap berbagai program edukasi dan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan.
Pemeriksaan Kesehatan Lansia dan Edukasi Pencegahan Penyakit
Salah satu agenda utama Bulan Bakti ISMKI FK Unsri 2026 adalah penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan bagi lanjut usia di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita, Palembang.
Dalam kegiatan tersebut, para lansia mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, hingga pengukuran lingkar perut.
Pemeriksaan ini bertujuan membantu peserta mengenali kondisi kesehatannya sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai faktor risiko penyakit yang perlu diwaspadai sejak dini.
Selain pemeriksaan kesehatan, mahasiswa juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemantauan kesehatan secara berkala, khususnya bagi kelompok lanjut usia yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit tidak menular.
Upaya promotif dan preventif juga diwujudkan melalui kegiatan donor darah serta pembukaan stan edukasi kesehatan bagi masyarakat umum.
Melalui berbagai aktivitas interaktif, pengunjung diajak mengenali faktor risiko penyakit, memahami mitos dan fakta seputar kesehatan, serta mempelajari kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga kondisi tubuh.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat informasi kesehatan lebih mudah dipahami sekaligus mendorong masyarakat untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Libatkan Pelajar dan Mahasiswa dalam Pengembangan Literasi Kesehatan
Tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan masyarakat, Bulan Bakti ISMKI FK Unsri 2026 juga menghadirkan kegiatan edukatif yang melibatkan pelajar dan mahasiswa.
Salah satunya melalui program Medivers Project yang menyelenggarakan kompetisi poster publik dan esai ilmiah. Kompetisi ini berhasil menarik perhatian peserta dengan total 101 tim pendaftar.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menuangkan gagasan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menyampaikan solusi terhadap berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
Rangkaian program lainnya meliputi webinar, seminar, serta diskusi kelompok terarah atau focus group discussion (FGD) yang membahas berbagai isu kesehatan.
BEM KM FK Unsri juga menyelenggarakan Open House dan Tour de Campus yang diikuti 93 siswa dari tujuh sekolah.
Melalui kegiatan ini, para siswa memperoleh kesempatan mengenal lebih dekat lingkungan pendidikan kedokteran, aktivitas mahasiswa, serta kontribusi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Berbagai agenda tersebut memperlihatkan bahwa edukasi kesehatan tidak hanya dapat dilakukan melalui penyuluhan, tetapi juga melalui kegiatan akademik, kompetisi, dan interaksi langsung dengan generasi muda.
Kampanye Kesehatan Digital Raih Lebih dari 700 Ribu Penayangan
Jangkauan Bulan Bakti ISMKI FK Unsri 2026 tidak terbatas pada kegiatan tatap muka. Penyelenggara juga memanfaatkan media digital untuk memperluas penyebaran informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu kesehatan.
Kampanye kesehatan yang dipublikasikan melalui Instagram tercatat memperoleh lebih dari 700.000 penayangan.
Penyebaran informasi turut diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai mitra publikasi serta siaran radio melalui RRI PRO 2 Palembang dan ISWARA.
Pemanfaatan berbagai kanal komunikasi tersebut memungkinkan pesan kesehatan menjangkau masyarakat yang tidak dapat mengikuti kegiatan secara langsung.
Melalui kampanye digital, informasi mengenai pencegahan penyakit, pola hidup sehat, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas.
Hasil Pemeriksaan Lansia Dikembangkan Menjadi Artikel Ilmiah
Selain menghasilkan dampak sosial, Bulan Bakti ISMKI FK Unsri 2026 juga memberikan kontribusi dalam bidang akademik melalui pemanfaatan data hasil kegiatan pengabdian masyarakat.
Data primer yang diperoleh dari pemeriksaan kesehatan lansia diolah bersama FKIA FK Unsri dan BAPIN sebagai bahan penyusunan artikel ilmiah.
Artikel tersebut telah dikirimkan ke Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia (JIMKI) untuk menjalani proses publikasi ilmiah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan kegiatan pengabdian masyarakat dengan pengembangan pengetahuan berbasis data.
Dengan demikian, hasil kegiatan tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada peserta, tetapi juga berpotensi menjadi sumber informasi bagi pengembangan kajian kesehatan masyarakat.
Kolaborasi Berbagai Pihak Perkuat Pelaksanaan Program
Keberhasilan penyelenggaraan Bulan Bakti ISMKI FK Unsri 2026 tidak terlepas dari dukungan sejumlah institusi dan organisasi yang terlibat dalam pelaksanaannya.
Sejumlah mitra yang turut mendukung kegiatan ini antara lain Dinas Kesehatan Kota Palembang, Puskesmas Dempo, Unit Transfusi Darah RSMH Palembang, FKIA FK Unsri, TBM Sriwijaya, Medifka Unsri, MetaboRise Initiative, BAPIN-ISMKI, ISMKI Wilayah Satu, serta berbagai mitra lainnya.
Kolaborasi lintas institusi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas jangkauan kegiatan sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa kedokteran, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Melalui keterlibatan berbagai pihak, pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada jumlah peserta, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Berakhirnya seluruh rangkaian Bulan Bakti ISMKI FK Unsri 2026 sekaligus menegaskan peran mahasiswa kedokteran dalam memberikan kontribusi nyata di luar lingkungan akademik.
Bagi BEM KM FK Unsri, pengabdian masyarakat bukan sekadar penyelenggaraan kegiatan sosial, melainkan juga kesempatan untuk menerapkan ilmu pengetahuan, membangun kepedulian, dan mengembangkan pendekatan pencegahan penyakit yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui semangat SPARK, penyelenggara berharap berbagai inisiatif yang telah dilaksanakan dapat mendorong tumbuhnya masyarakat yang semakin sadar kesehatan, tangguh, dan mampu berperan aktif dalam menjaga kualitas hidupnya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda