Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Driver Travel Didorong Kuasai Bahasa Mandarin dan Manfaatkan AI Gratis untuk Tingkatkan Layanan Wisatawan Tiongkok

Driver Travel Didorong Kuasai Bahasa Mandarin dan Manfaatkan AI Gratis untuk Tingkatkan Layanan Wisatawan Tiongkok

Foto profil Gilang Pamungkas
Penulis: Gilang Pamungkas
05 Oktober 2026, 13.47 WITA Editor: Annisa
5 menit baca
IMG 8006.jpg

SURABAYA, JurnalPost.com — Kemampuan bahasa asing dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai menjadi keterampilan penting bagi pelaku usaha di sektor pariwisata. Tidak hanya bagi pemandu wisata, kemampuan tersebut juga dinilai perlu dikuasai para driver travel yang berinteraksi langsung dengan wisatawan selama perjalanan.

Upaya tersebut dilakukan Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui program bertajuk “Adaptasi Strategis UMKM Biro Wisata Lintas Karya Muda dalam Transformasi Model Bisnis Melalui Penguatan Driver Multiperan (Driver-Penerjemah-Tour Guide) Berbasis Pelatihan Bahasa Mandarin dan Pemanfaatan Free-AI Asal Tiongkok.”

IKLAN

Program yang melibatkan dosen dan mahasiswa Unesa itu bekerja sama dengan UMKM Biro Wisata Lintas Karya Muda. Kegiatan berlangsung di Kedai Sedjiwa 32, Jalan Praban 32, Surabaya, pada 23 September 2026.

Suasana kegiatan di Pasar Turi
Baca Juga

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Pelatihan dirancang untuk memperluas peran driver travel. Selain bertugas mengantar wisatawan, para pengemudi didorong memiliki kemampuan dasar sebagai penerjemah sekaligus pendamping perjalanan atau tour guide.

Untuk mendukung kemampuan tersebut, peserta mendapat pembelajaran bahasa Mandarin dasar yang berkaitan dengan aktivitas pariwisata. Mereka juga diperkenalkan dengan sejumlah teknologi AI gratis asal Tiongkok yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar maupun membantu mencari informasi ketika berinteraksi dengan wisatawan.

Ketua UMKM Lintas Karya Muda, Gindo Dusqi Pakulabang, mengatakan penguatan kompetensi driver merupakan langkah penting karena pengemudi menjadi salah satu orang yang paling sering berinteraksi dengan wisatawan selama perjalanan.

“Karena driver sejatinya akan menjadi sosok yang paling dekat dan sering bersama wisatawan. Maka jika para driver juga memiliki kemampuan bahasa Mandarin yang cukup, paham teknologi paling terbaru, pelayanan terhadap wisatawan Tiongkok juga akan lebih optimal,” ujar Gindo.

KKN UNY Kadus
Baca Juga

KKN UNY Kembangkan Booklet Potensi Wisata Desa Paseban, Dorong Promosi dan Ekonomi Lokal

Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan membuat para driver memiliki bekal komunikasi dasar dalam bahasa Mandarin sekaligus memahami penggunaan teknologi AI yang dapat membantu pekerjaan mereka.

“Pada akhirnya setelah pelatihan ini, para driver harapannya semakin jago bahasa Mandarinnya walau hanya dasar dan lebih mengetahui bahwa ada teknologi AI yang bisa menjawab apa saja yang dibutuhkan secara cepat,” lanjutnya.

Pelatihan Bahasa Mandarin hingga Pemanfaatan AI

Pelatihan berlangsung secara interaktif. Yogi Bagus Adhimas bersama mahasiswa Unesa, Ananda Novia Safitri, secara bergantian menyampaikan materi mengenai penggunaan bahasa Mandarin sederhana untuk kebutuhan wisata serta pemanfaatan teknologi AI.

Antusiasme peserta terlihat ketika sejumlah driver memotret materi yang ditampilkan melalui slide menggunakan telepon seluler. Suasana kemudian menjadi lebih santai ketika peserta mengetahui seluruh materi pelatihan akan dibagikan secara gratis setelah kegiatan.

kedai pajak sampul 1280x720
Baca Juga

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Salah seorang driver travel UMKM Lintas Karya Muda, Anang Setiawan, mengaku sejumlah materi bahasa Mandarin dan penggunaan AI cukup relevan dengan kebutuhan pekerjaannya.

IKLAN

“Tadi ada beberapa kalimat bahasa Mandarin yang saya butuh sekali, sehingga saya foto. Cara menggunakan AI tadi juga saya foto supaya tidak lupa. Tapi ternyata filenya bakal dikasih. Terima kasih tim dari Unesa,” kata Anang.

IMG 8005.jpg

AI Gratis agar Bisa Digunakan Secara Berkelanjutan

Pemilihan platform AI gratis menjadi salah satu perhatian dalam program tersebut. Pertimbangannya, teknologi yang diperkenalkan kepada driver diharapkan tetap dapat digunakan setelah kegiatan selesai tanpa menambah beban biaya.

Pendekatan ini dinilai penting agar teknologi bukan sekadar menjadi materi pelatihan, tetapi benar-benar dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Bahasa Mandarin dapat membantu driver membangun komunikasi dasar dengan wisatawan asal Tiongkok, sedangkan AI dapat dimanfaatkan untuk mencari arti kosakata, mempelajari ungkapan tertentu, memperoleh contoh percakapan, hingga membantu menemukan informasi yang dibutuhkan selama perjalanan.

Model pembelajaran tersebut menunjukkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia tidak selalu harus dilakukan melalui ruang kelas formal. Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan sehingga lebih mudah diterapkan langsung di lapangan.

Bagi para driver travel, kemampuan komunikasi menjadi penting karena mereka tidak hanya berperan sebagai pengemudi. Dalam sejumlah perjalanan wisata, driver juga kerap menjadi orang pertama yang ditanya mengenai destinasi, rute perjalanan, makanan, tempat berbelanja hingga informasi dasar mengenai daerah yang dikunjungi.

Karena itu, kemampuan bahasa asing dan literasi teknologi berpotensi meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi wisatawan.

Dorong Peningkatan Kompetensi Pekerja Pariwisata

Program tersebut turut dikaitkan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 mengenai Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Peningkatan kemampuan bahasa dan literasi teknologi diharapkan dapat memperkuat kompetensi pekerja pariwisata sekaligus membuka peluang pengembangan layanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan wisatawan internasional.

Kegiatan PkM tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara akademisi dan pelaku usaha. Akademisi membawa pendekatan pembelajaran serta pengetahuan berbasis penelitian, sementara pelaku usaha memiliki pengalaman langsung mengenai kebutuhan dan tantangan di lapangan.

Melalui pendekatan tersebut, materi bahasa Mandarin tidak hanya berhenti pada teori, tetapi diarahkan pada percakapan yang berpotensi ditemui ketika mendampingi wisatawan. Teknologi AI juga diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Setelah pelatihan selesai, para driver diharapkan dapat melanjutkan proses belajar secara mandiri. Ketika menemukan kosakata atau ungkapan Mandarin yang belum dipahami, misalnya, mereka dapat memanfaatkan AI untuk mencari arti, contoh penggunaan maupun alternatif cara berkomunikasi.

Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berhenti ketika kegiatan PkM berakhir. Para driver dapat terus mengembangkan keterampilannya selama bekerja, ketika berinteraksi dengan wisatawan maupun saat mempersiapkan perjalanan berikutnya.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/driver-travel-didorong-kuasai-bahasa-mandarin-dan-manfaatkan-ai-gratis-untuk-tingkatkan-layanan-wisatawan-tiongkok/98005/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.48 WITA

  • #AI gratis
  • #Pariwisata
  • #Surabaya
  • #UMKM
  • #Unesa
  • #bahasa Mandarin
  • #driver travel
  • #wisatawan Tiongkok

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

Pilihan Editor

  1. 1 Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis
  2. 2

    DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

  3. 3

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  4. 4

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  5. 5

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.