Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Mahasiswa Akuntansi UIN Sunan Ampel Pelajari Pengelolaan BUM Desa dan Potensi Wisata Oro-Oro Ombo

Mahasiswa Akuntansi UIN Sunan Ampel Pelajari Pengelolaan BUM Desa dan Potensi Wisata Oro-Oro Ombo

K
Penulis: Kelompok 9
09 Oktober 2026, 01.58 WITA Editor: Shella Paramitha
6 menit baca
Kelompok 9 KKL

BATU, JurnalPost.com – Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya yang tergabung dalam Kelompok 9 melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari secara langsung tata kelola keuangan desa, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), serta pemanfaatan potensi wisata dalam mendukung perekonomian masyarakat.

IKLAN

Di bawah bimbingan dosen Abdullah Kafabih, M.SE., mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga mengunjungi sejumlah unit usaha untuk melihat bagaimana konsep akuntansi dan pengelolaan bisnis diterapkan dalam aktivitas ekonomi desa.

Putri Dwi Aprilia Nur Khasanah
Baca Juga

Kampus Ramah, Mahasiswa Aman: Dosen UPN Veteran Jatim Edukasi 200 Mahasiswa Baru tentang Pencegahan Kekerasan

Rangkaian kegiatan dimulai dengan keberangkatan rombongan pada pukul 06.30 WIB. Mahasiswa tiba di Desa Oro-Oro Ombo sekitar pukul 09.30 WIB dan mengikuti acara pembukaan yang dihadiri perwakilan program studi serta pemerintah desa.

Acara tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Program Studi Akuntansi UIN Sunan Ampel Surabaya dan Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo.

Mengenal Perkembangan Ekonomi Desa Oro-Oro Ombo

Kepala Desa Oro-Oro Ombo, Wiweko, menjadi pemateri pertama dengan menjelaskan perjalanan pembangunan desa hingga mampu mengembangkan berbagai potensi ekonomi berbasis pariwisata.

Dalam pemaparannya, Wiweko menyampaikan bahwa Oro-Oro Ombo mengalami perkembangan cukup signifikan. Desa yang pada 2008 masih berstatus tertinggal tersebut berhasil mencapai status desa mandiri pada 2021.

Collaborative Study Session Around a Laptop
Baca Juga

Audit sebagai Upaya Mencegah Kesalahan Keuangan

Bahkan, pada 2022, Oro-Oro Ombo disebut berhasil menempati peringkat pertama nasional dalam Indeks Desa Membangun (IDM).

Dengan luas wilayah sekitar 13,9 kilometer persegi dan jumlah penduduk 12.026 jiwa, Oro-Oro Ombo memiliki potensi ekonomi yang berkaitan erat dengan perkembangan sektor pariwisata Kota Batu.

Pengembangan tersebut didukung kemitraan dengan sejumlah perusahaan, antara lain PT Mutiara Indah Sejahtera yang mengelola Batu Night Spectacular (BNS), PT Siner Internasional melalui Batu Love Garden (Baloga), serta PT Jaya Giri Panderman yang berkaitan dengan pengembangan Jatim Park.

Selain menjalin kemitraan dengan pelaku usaha, pemerintah desa juga mengembangkan program Oro-Oro Ombo 1000 Homestay sebagai upaya memperluas keterlibatan masyarakat dalam sektor pariwisata.

foto bersama
Baca Juga

Dari Desa Tertinggal Jadi Mandiri, Oro-Oro Ombo Kembangkan Wisata dan Usaha untuk Dorong Ekonomi Warga

Wiweko turut menjelaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan, termasuk melalui musyawarah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dari sisi anggaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Oro-Oro Ombo tercatat meningkat dari Rp7,22 miliar pada 2020 menjadi Rp12,385 miliar pada 2025. Perkembangan tersebut juga disertai peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

BUM Desa Panderman Kembangkan Berbagai Unit Usaha

Pembahasan dilanjutkan oleh Bendahara Umum Desa Oro-Oro Ombo, As'ad Nur Salim Ma'as Hamzah, yang memaparkan perkembangan BUM Desa Panderman sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal.

BUM Desa Panderman mulai dirintis pada 2014 dengan kegiatan usaha awal berupa jasa fotokopi. Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat dan potensi desa, unit usahanya kemudian diperluas ke sektor perdagangan, kuliner, pariwisata, kemitraan, hingga peternakan.

Desa Oro-Oro Ombo

Beberapa usaha yang dikembangkan meliputi pengelolaan kafe, Kedai Kopi Panderman, usaha ikan asapan, Rest Area Jalibar, serta peternakan ayam petelur.

Pengembangan berbagai unit bisnis tersebut dilakukan dengan memanfaatkan aset desa sekaligus membuka peluang keterlibatan masyarakat melalui kerja sama usaha.

Melalui pengelolaan tersebut, BUM Desa diharapkan tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Bagi mahasiswa akuntansi, pemaparan ini memberikan gambaran mengenai pentingnya pengelolaan modal, pencatatan transaksi, pengawasan keuangan, dan evaluasi kinerja dalam menjalankan usaha milik desa.

IKLAN

Pentingnya Pencatatan Keuangan bagi UMKM

Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Imam Buchori, S.E., M.Si., yang membahas penerapan tata kelola keuangan sederhana bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta unit usaha desa.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pemaparannya adalah pentingnya memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha.

Pemisahan tersebut diperlukan agar pemilik usaha dapat mengetahui kondisi keuangan secara lebih jelas, termasuk besarnya pendapatan, pengeluaran, keuntungan, maupun kebutuhan modal.

Prinsip serupa juga berlaku dalam pengelolaan keuangan desa, khususnya terkait pemisahan rekening BUM Desa dan rekening pemerintah desa yang memiliki fungsi serta peruntukan berbeda.

Selain pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan dinilai penting sebagai dasar pengambilan keputusan dan bentuk pertanggungjawaban pengelola usaha kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman bahwa kemampuan mengelola keuangan perlu didukung keterampilan komunikasi dan kerja sama dalam mengembangkan bisnis.

Dengan demikian, penerapan ilmu akuntansi tidak hanya berkaitan dengan penyusunan laporan, tetapi juga berperan dalam menjaga keberlangsungan usaha dan mendukung keputusan ekonomi.

Kunjungi Unit Usaha hingga Wisata Petik Stroberi

Setelah mengikuti sesi materi, mahasiswa Kelompok 9 melanjutkan kegiatan dengan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi Desa Oro-Oro Ombo.

Beberapa tempat yang dikunjungi antara lain BUM Desa Panderman, Koperasi Wanita, Rest Area Jalibar, serta kawasan pemanfaatan lahan Batu Night Spectacular (BNS).

Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa dapat melihat bagaimana aset dan potensi desa dimanfaatkan untuk mengembangkan kegiatan usaha yang melibatkan masyarakat setempat.

Rombongan juga diperkenalkan dengan pengembangan wisata petik stroberi yang tengah dirintis sebagai salah satu alternatif destinasi wisata di Oro-Oro Ombo.

Pengembangan wisata berbasis pertanian tersebut menunjukkan adanya upaya diversifikasi kegiatan ekonomi desa agar tidak hanya bergantung pada objek wisata yang telah berkembang sebelumnya.

Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut memberikan perspektif mengenai hubungan antara pengelolaan sumber daya, strategi pengembangan usaha, dan penciptaan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Menghubungkan Teori Akuntansi dengan Praktik Lapangan

Pelaksanaan KKL di Desa Oro-Oro Ombo menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa untuk memahami penerapan ilmu akuntansi di luar lingkungan perkuliahan.

Melalui pemaparan narasumber dan kunjungan langsung, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pengelolaan anggaran pemerintah desa, operasional BUM Desa, pencatatan keuangan UMKM, hingga pemanfaatan potensi lokal untuk kegiatan ekonomi.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan bahwa keberhasilan pengembangan ekonomi desa tidak hanya ditentukan oleh besarnya potensi sumber daya, tetapi juga dipengaruhi kualitas tata kelola, transparansi, kemitraan, dan partisipasi masyarakat.

Pengalaman lapangan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami persoalan ekonomi dan keuangan yang dihadapi masyarakat.

Desa Oro-Oro Ombo menjadi salah satu contoh pembelajaran mengenai bagaimana pemerintah desa, pelaku usaha, masyarakat, dan berbagai mitra dapat berkolaborasi untuk mengembangkan perekonomian lokal secara berkelanjutan.

Adapun mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 9 yakni Winda Alfitri Ayuhanas (08020224085), Carissa Azzahra Anianto (08030224087), Syeren Niti Fatimah (08030224091), Marissa Azzahra (08030224089), Amalia Fadillah (08030224143), Zahra Aulia R (08020224086), Elok Fitrotus Zakiyyah (08030224088), Alfinda Salsabilla (08040224095), Erna (08030224144), Aisah Rohma (08040224094), Alif Al Hilal Ahmad (08040224096), dan Ahmad Fiyan Firdaus (08040224092).

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://www.jurnalpost.kolomopini.com/mahasiswa-akuntansi-uin-sunan-ampel-pelajari-pengelolaan-bum-desa-dan-potensi-wisata-oro-oro-ombo/98079/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.48 WITA

  • #Akuntansi
  • #BUM Desa
  • #Kota Batu
  • #Kuliah Kerja Lapangan
  • #Oro-Oro Ombo
  • #Pariwisata
  • #UIN Sunan Ampel

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Inovasi Teh Kulit Jeruk: Pemanfaatan Limbah Pangan Fungsional untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
  2. 2

    Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  3. 3

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  4. 4

    Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar

  5. 5

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.